Kasus Penikaman Mamuju

Diduga Sakit Hati karena Diputuskan Korban, Penyebab Perempuan di Mamuju Tusuk Pacarnya Pakai Obeng

Pelaku merasa cemburu karena korban yang merupakan pacarnya berselingkuh dengan perempuan lain.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Korban AI berada di ruang UGD usai ditikam oleh pacarnya sendiri 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Seorang perempuan di Mamuju berinisial VV (23) telah diamankan di Kantor Polresta Mamuju, usai menusuk leher pacarnya sendiri berinisial AI (25), pada Sabtu (24/9/2022) dini hari di rumah kontrakan korban di BTS Passokorang.

Namun, pelaku belum menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian karena masih menuggu sejumlah saksi.

Kakak kandung korban yang langsung melaporkan pelaku tersebut.

Baca juga: Pria yang Ditikam Pacarnya di Mamuju Tolak Lapor ke Polisi, Ipda Herman: Kita Tak Tahu Penyebabnya

Baca juga: KRONOLOGI Pria di Mamuju Ditikam Pacarnya Menggunakan Obeng saat Tidur di Rumah Kontrakan

Dari informasi diterima Tribun-Sulbar.com, pelaku penusukan diduga cemburu karena diputuskan korban.

Hal itu dibenarkan salah seorang penyidik Polresta Mamuju Kasyfi yang menangani kasus tersebut.

"Kita masih menuggu saksi lain. Tapi menurut kakaknya korban yang kami sudah periksa ini motifnya karena si pelaku ini cemburu," kata Kasyfi saat ditemui Tribun-Sulbar.com, di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Mamuju, sabtu (24/9/2022).

Pelaku merasa cemburu karena korban yang merupakan pacarnya berselingkuh dengan perempuan lain.

Sehingga, pelaku ini nekat mendatangi rumah korban dan langsung menusuk pada bagian leher menggunakan obeng.

Hingga, korban dilarikan ke rumah sakit Mitra Manakarra Mamuju untuk menjalani perawatan medis.

Menolak Melapor

Kepala Seksi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir membenarkan personel Polresta Mamuju telah mengamankan seorang perempuan terduga pelaku.

Hanya saja, lanjut Herman, namun setelah dilakukan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit, korban menolak untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

"Karena korban katanya tidak merasa keberatan dengan adanya kejadian tersebut," ujar Herman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved