PSM Makassar
Deretan Pemain Belum Pernah Dimainkan PSM Padahal Level Timnas, Siapa Saja?
Abdul Rahman Sulaeman yang merupakan bek senior, eks Persib Bandung dan Bali United yang belum main di kompetisi Liga 1 musim 2022/2023.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/PSM-Makassar-mengunci-urutan-pertama-klasemen-Grup-H-Piala-AFC-2022.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Sejumlah nama besar yang menghuni skuad utama PSM rupanya belum pernah dimainkan oleh pelatih Juku Eja, Bernardo Tavares di pentas Liga 1 musim 2022/2023.
Nama-bama besar itu adalah Abdul Rahman Sulaeman yang merupakan bek senior, eks Persib Bandung dan Bali United yang belum main di kompetisi Liga 1 musim 2022/2023.
Terdapat pula nama kiper senior Rivky Mokodompit, dan kiper eks Persis Solo, Harlan Suardi
Mereka berada di bawahnya bayang-bayang Reza Arya Pratama.
Pasalnya, Reza Arya Pratama menjadi andalan Bernardo Tavares dalam mengawal gawang PSM.
Reza Arya Pratama mampu tampil cemerlang. Ia sukses mencatatkan empat kali clean sheet dan 15 kali penyelamatan.
Baca juga: Bernardo Tavares Jadi Pelatih Terbaik di Pekan 9 Liga 1 2022/2023, PSM Makassar Tak Terkalahkan
Baca juga: PSM Makassar Belum Terkalahkan, M Reza samai Rekor Nadeo Argawinata
Ada pula langganan Timnas Indonesia U-19, Rafli Asrul dan Edgar Amping yang juga belum melakoni debut di pentas Liga 1 musim 2022/2023.
Keduanya berulang kali dipanggil memperkuat Garuda Muda oleh Shin Tae Yong dari berbagai ajang.
Sayang sekali, dua pemain tersebut mulai terpinggirkan.
Keduanya sudah tak di bawah oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut di kualifikasi Piala AFC 2022 U-20 yang baru terlaksana.
Keduanya pun masih sulit bersaing dengan pemain lainnya di PSM.
Edgard Amping harus bersaing merebut satu posisi bek sayap kiri dengan Agung Mannan, Safruddin Tahar dan Erwin Gutawa.
Sedangkan, Rafli Asrul harus bersaing dengan Willem Jan Pluim, Kenzo Nambu dan Bryan Cesar di posisi gelandang serang.
Begitu pun dengan Ibnul Mubarak masih sulit menggeser posisi Yuran Fernandes sebagai stopper.
Akibatnya, alumni Garuda Select IV ini pun belum mendapat kesempatan bermain bersama klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).