Berita Mamuju

Naiknya Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Pendidikan? Kepala BPS Tina Wahyufitri:Tunggu Data Tanggal 1

Kata Tina, untuk wilayah Sulbar pada rilis data BPS sebelumnya berada pada level deflasi, atau penurunan harga.

Penulis: Masdin | Editor: Ilham Mulyawan
masdin/Tribun-Sulbar.com
Kepala BPS SUlawesi Barat, Tina Wahyufitri 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite ke angka Rp10 ribu per liter disebut-sebut menyebabkan inflasi, atau kenaikan harga kebutuhan lainnya.

Tak terkecuali biaya pendidikan untuk semua tingkatan, mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga perguruan Tinggi (PT).

Terkait kemungkinan kenaikan harga ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Tina Wahyufitri (46) belum mau berspekulasi lebih jauh.

"Teman-teman wartawan nanti bisa ikut lihat rilis pada tanggal 1 (Oktober)," ujarnya saat diwawancara, Selasa (20/9/2022).

Kata dia, untuk wilayah Sulbar pada rilis sebelumnya berada pada level deflasi, atau penurunan harga.

Perihal kenaikan BBM dikatakan akan berdampak pada biaya pendidikan ikut naik.

Tina Wahyufitri mengatakan akan diketahui pada hasil rilis BPS awal bulan mendatang.

"Apakah nanti memang ada dampaknya di sektor pendidikan itu nanti baru kita tahu di tanggal 1," terang Tina lagi.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved