Demo DPRD Sulbar

2 Tuntutan Demo Masyarakat di Kantor DPRD Sulbar, Termasuk Tolak Pembangunan Pelabuhan

Mereka mendatangi kantor DPRD Sulbar membawa dua tuntutan salah satunya menolak pembangunan pelabuhan di zona perikanan tangkap.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Massa aksi mendatangi kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aliansi masyarakat untuk kedaulatan bahari Sulbar gruduk kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Rabu (21/9/2022).

Mereka mendatangi kantor DPRD Sulbar membawa dua tuntutan salah satunya menolak pembangunan pelabuhan di zona perikanan tangkap.

Salah satu massa aksi, Sakti dalam orasinya mengatakan revisi Pemrpov Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) wilayah Sulbar.

"Rencana itu akan merusak kehidupan para nelayan, karena akan dibangun pelabuhan di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulbar," kata Sakti, saat orasi di pelataran DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Rabu (21/9/2022).

Padahal dalam RT/RW Sulbar sangat jelas daerah tersebut masuk wilayah zona perikanan tangkap.

Sementara, perusahaan dari PT Tambang Batuan Andesit rencananya akan membangun pelabuhan.

Adapun, dua tuntutan massa aksi diantaranya:

1. Tolak pembangunan pelabuhan di zona perikanan tangkap Sulbar

2. Tolak pembahasan revisi RT/RW dan RZWP3K nomor 6 tahun 2017, karena tidak bersifat partisipatif.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved