Beasiswa Manakarra

Takut Salah Bicara, Inspektorat Mamuju Serahkan Polemik Beasiswa Manakarra ke Kejati Sulbar

Ia tak mau panjang lebar berkomentar terkait perkembangan terbaru jumlah penerima mahasiswa yang sudah pengembalian.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Zuhaji
14 Mahasiswa penerima Beasiswa Manakarra yang tidak memenuhi syarat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Inspektorat Kabupaten Mamuju, serahkan sepenuhnya polemik beasiswa Manakarra ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal itu disampaikan Inspektur atau kepala Inspektorat Mamuju, Muhammad Yani saat dihubungi via telepon, Selasa (20/9/2022).

"Karena kasusnya sudah ditangani oleh pihak Kejati Sulbar, jadi kita tunggu saja hasilnya," terang Muhammad Yani kepada Tribun-Sulbar.com.

Ia tak mau panjang lebar berkomentar terkait perkembangan terbaru jumlah penerima mahasiswa yang sudah pengembalian.

"Hanya itu yang bisa saya sampaikan, tunggu hasil dari kejaksaan saja, takutnya nanti salah bicara," lanjutnya.

Dari 14 penerima besiswa Manakarra 2021, tersebut, sudah ada beberapa yang sudah pengembalian dana.

Ada enam orang penerima beasiswa program doktoral atau S3 sudah melakukan pengembalian dana tersebut.

Sementara delapan penerima untuk program magister belum mengembalikan dana beasiswa.

Masing-masing penerima beasiswa magister senilai Rp 20 juta dan untuk program doktoral Rp 30 juta.

Sebanyak 14 penerima tersebut pengembalian lantaran beberapa dokumen persyaratan tidak terpenuhi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved