HUT Sulbar

Hari Jadi Sulbar ke-18, Sejarah Pembentukan dan Demografi Sulawesi Barat, Diperjuangkan Sejak 1960

Meski secara administrasi Sulbar terbentuk 2004, namun pada kenyatannya Tanah Malaqbiq telah diperjuangkan sejak 1960.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Logo HUT ke-18 Sulawesi Barat 

Bahasa resmi instansi pemerintahan di Sulawesi Barat adalah bahasa Indonesia. Hingga 2019, Badan Bahasa mencatat ada 9 bahasa daerah di Sulawesi Barat.

Kesembilan bahasa tersebut adalah: (1) Baras, (2) Benggaulu, (3) Budong-Budong, (4) Kone-Konee, (5) Mamasa, (6) Mamuju, (7) Mandar, (8) Pannei, dan (9) Topoiyo.

Agama

Provinsi Sulawesi Barat dikenal juga sebagai daerah yang memiliki keragaman agama. Penganut Agama Islam 82.22 persen, Protestan 14.82 persen , Katolik 1.47 persen, Hindu 1.25 persen , Budha 0.04 persen, Konghucu 0.01 persen dan Aliran Kepercayaan lainnya 0.19 persen.

Agama Menurut Kabupaten di Sulawesi Barat (2016)

Majene, penduduk Islam mencapai 99.75 persen, Protestan 0.10 persen, Katolok 0.10 persen, Hindu 0.02 persen, Budha 0.03 persen, Konghucu dan aliran kepercayaan lainnya 0.00 persen.

Mamasa penduduk Islam 20.29 persen, Protestan 70.80 persen, Katolik 4.35 persen, Hindu 2.92 persen , Budha 0.01 persen, Konghucu 0.01 persen dan Aliran kepercayaan lainnya 1.62 persen.

Mamuju penduduk Islam 81.61 persen, Protestan 16.61 persen , Katolik 0.87 persen, Hindu 0.88 persen , Budha 0.02 persen, Konghucu 0.01 persen serta Aliran kepercayaan lainnya 0.00 persen.

Mamuju Tengah penduduk Islam 80.24 persen, Protestan 12.90 persen , Katolik 2.18 persen, Hindu 4.57 persen, Budha 0.10 persen, Konghucu 0.01 persen dan Aliran Kepercayaan lainnya 0.01 persen.

Pasangkayu penduduk Islam 86.98 persen, Protestan 6.99 persen, Katolik 1.83 persen , Hindu 4.19 persen, Budha 0.01 persen , Konghucu 0.01 persen serta aliran Kepercayaan lainnya 0.00 persen.

Polewali Mandar penduduk Islam 96.00 persen, Protestan 2.77 persen, Katolik 1.00 persen , Hindu 0.19 persen, Budha 0.04 persen\ persen, Konghucu dan Aliran Kepercayaan lainnya 0.00 persen.

Daftar Gubernur dan Wakil Gubernur

Oentarto Sindung Mawardi sebagai penjabat sementara dari 16 Oktober 2004 hingga 21 Oktober 2005. Oentarto sebelumnya menjabat Dirjen Otda Depdagri kemudian dilantik oleh Hari Sabarno Mendagri saat itu.

Syamsul Arif Rivai (Penjabat) dari 21 Oktober 2005 hingga 14 Desember 2006. Pejabat Gubernur, Syamsul dilantik oleh Mendagri Muhammad Ma'ruf.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved