Profil Yakob Sayuri, Penyerang PSM, Amunisi Baru Timnas versus Curacao
Yakob Sayuri kembali dipanggil oleh Shin TAe Yong untuk membela timnas Indonesia di FIFA Matchday lawan Curacao.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
TRIBUN-SULBAR.COM - Berikut ini ini adalah profil Yakob Sayuri pemain PSM yang berkesempatan untuk memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia di FIFA Matchday melawan Curacao.
Sosok Yakob Sayuri belakangan ini menjadi buah bibir di kalangan penggemar sepakbola Indonesia berkat penampilan gemilangnya di pentas Liga 1 musim 2022/2023 bersama PSM.
Dikutip dari laman resmi PSM pada Jumat (16/9/2022), Yakob Sayuri sudah mencatatkan empat gol dan tiga assist dari total sembilan penampilan bersama PSM.
Empat gol tersebut mencatatkan nama Yakob Sayuri sebagai pemain lokal dalam daftar top skor sementara Liga 1 musim 2022/2023, bersaing dengan sejumlah pemain asing.
Yassa sapaan akrab Yakob Sayuri memiliki kecepatan dalam membongkar pertahanan lawan dari pinggir lapangan.
Ditambah dengan kelincahan, akurasi umpan dan penyelesaian akhir yang baik.
Baca juga: Daftar Top Skor PSM Makassar - Yakob Sayuri Bukukan 4 Gol, Wiljan Pluim Tempel Ketat
Baca juga: Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga dan Yakob Sayuri Akan Dipantau Pergerakannya Oleh Pemain Persikabo
Yakob Sayuri akhirnya kembali ke timnas Indonesia setelah sekian lama.
Terakhir ia dipanggil ke timnas Indonesia kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 pada Juni 2021.
Profil Yakob Sayuri
Yakob Sayuri adalah adalah pemain sepak bola profesional yang saat ini memperkuat PSM di BRI Liga 1 musim 2022/2023.
Karir Yakob Sayuri menjadi pemain sepak bola profesional terjadi pada tahun 2017 dengan memperkuat Persewar di Liga 2 Indonesia.
Setelah itu, Yakob Sayuri bergabung dengan Persemi yang berkompetisi di Liga 3 Zona Papua.
Yakob Sayuri melakukan debut pertamanya di BRI Liga 1 pada tahun 2019 dengan memperkuat Barito Putera.
Setahun berselang, Yakob Sayuri direkrut PSM dari Barito Putera dengan status bebas transfer.
Yakob Sayuri langsung menjadi andalan PSM di BRI Liga 1 dan kerap menyulitkan lini pertahanan lawan.