Harga BBM Naik

BBM Naik, Tukang Ojek di Topoyo Mateng Kekurangan Pelanggan Hingga 60 Persen

Selain karena pengeluaran semakin membengkak untuk pembelian BBM, pelanggan tukang ojek juga mulai berkurang.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Syamsul Bachri
Umar, salah satu tukang ojek saat ditemui di pangkalan ojeknya, Jl. Jenderal Sudirman, Topoyo, Mamuju Tengah, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas kepada pendapatan tukang ojek.

Selain karena pengeluaran semakin membengkak untuk pembelian BBM, pelanggan tukang ojek juga mulai berkurang.

Hal ini disampaikan, Umar salah satu tukang ojek di Topoyo, Mamuju Tengah saat ditemui di pangkalan ojek di Jl. Jenderal Sudirman, Topoyo, Mamuju Tengah, Selasa (6/9/2022).

Menurutnya, kenaikan BBM berimbas kepada kurangnya pengguna jasa kendaraan bermotor (ojek).

"Selama kenaikan BBM ini pak, pelanggan berkurang hingga 60 persen, " Kata Umar.

Ia juga katakan, dengan adanya kenaikan BBM ini tentunya tarif angkutan juga di naikkan.

"Intinya begini, kapan kita tidak kase naik, bagaimana kita bisa mengendalikan perekonomian kita disini, " Ujarnya.

Lanju ia, kita sampaikan kenaikan tarif ke konsumen secara bertahap.

"Yang sebelumnya Rp 10 ribu kita naikkan jadi Rp 15 ribu, tidak langsung tinggi, khawatir konsumen lari apalagi kita ini pakai motor cicilan, " Terangnya.

Ia berharap BBM subsidi bisa kembali normal, karena menurutnya jika BBM naik tentu bahan lain akan ikut naik.

"Kalau bisa pak, harga kembali normal, karena kalau BBM naik bahan lainnya termasuk bahan poko akan mengekor, " Pungkasnya.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved