Tolak Kenaikan Harga BBM

HMI Polman Demo Tutup Jalan Trans Sulawesi, Tolak Kenaikan Harga BBM

Selain menolak kenaikan harga BBM, massa aksi juga membawa empat tuntutan.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Kamaruddin
Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Polman melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM di jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Senin, (5/8/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar aksi unjuk rasa di Jl. Muhammad Yamin, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Senin, (5/9/2022).

Massa aksi melalukan aksi unjuk rasa untuk menolak keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.

Pantauan TribunSulbar.com aksi unjuk rasa dilakukan dengan cara membakar ban di jalan.

Selain itu, puluhan mahasiswa itu juga memblokade jalan dengan berdiri melingkar di tengah jalan.

Selain menolak kenaikan harga BBM, massa aksi juga membawa empat tuntutan.

Antara lain, tolak kenaikan BBM, tolak kenaikan tarif dasar listrik, berantas mafia migas dan meminta pemerintah pusat mengevaluasi kinerja Polri.

Aksi kemudian, dilanjutkan di depan kantor bupati Polman, Jl. Manunggal, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.

Massa aksi membawa mobil pick up sebagai panggung orasi.

Salah satu orator, menyampaikan menolak dengan tegas kenaikan harga BBM.

"Kami dari Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Polman mengecam dan menolak harga kenaikan BBM karena menambah kesusahan rakyat" ucap salah satu orator.

"Kenaikan BBM akan berdampak kepada masyarakat kecil. Kenaikan BBM akan mengikuti kenaikan harga-harga yang lain" tegasnya.

Ia juga menyampaikan, ekonomi masyarakat masih dalam tahap pemulihan pasca pandemi covid 19. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved