Tribun Kuliner
Laris Manis Putu Soppa Jajanan Tradisional Bugis Sulsel Eksis di Mamuju Tengah
Jajanan putu soppa merupakan jajanan tradisional yang hingga kini masih banyak diminati termasuk di Mamuju Tengah.
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tampilan-putu-Soppa-jajanan-tradisional-bugis-masih-eksis-di-Mamuju-Tengah.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Putu ‘Soppa’ jajanan khas bugis kini masih eksis di Mamuju Tengah.
Jajanan putu soppa merupakan jajanan tradisional yang hingga kini masih banyak diminati.
Khususnya masyarakat bugis yang bermukim di Mamuju Tengah.
Putu ini biasanya dijadikan sebagai pengganti sarapan.
Kata ‘Soppa’ sendiri merupakan bahasa bugis yang artinya mendorong.
Karena kue putu yang sudah masak didorong dengan menggunakan alat agar keluar dari cetakan.
Putu ini dimasak dengan cara dikukus menggunakan panci yang telah di modifikasi.
Dalam sekali masak, bisa menghasilkan 7 hingga 8 biji putu, tergantung ukuran panci yang digunakan.
Waktu masaknya pun tergantung ukuran putu, biasanya 10-15 menit.
Pada awalnya cetakan putu Soppa ini menggunakan bambu, seiring berkembangnya jaman, kini pembuatnya menggunakan pipa PVC.
Seperti kue putu pada umumnya, bahan dasar putu soppa ini terbuat dari tepung beras dan tepung ketan.
Kedua bahan dasar tersebut dicampur dan biasanya diberi pewarna dengan menggunakan pandan pasta agar terlihat menarik serta mengeluarkan aroma pandan.
Setelah matang diberi parutan kelapa.
Namun bedanya, putu soppa ini memiliki sambal khas yang merupakan ciri dari putu tersebut.
Sambal yang terbuat dari ampas endapan sisa pembuatan minyak goreng, atau biasa disebut tai minyak.