STAIN Majene

Kementerian PPN RI Kunjungi Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu STAIN Majene

Tatang Muttaqin disambut langsung Ketua STAIN Majene, Prof Dr Wasilah Sahabuddin, ST MT.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK PPN RI/Bappenas, Tatang Muttaqin (berkacamata) meninjau pembangunan gedung terpadu STAIN Majene di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (25/8/2022) sore. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas lewat Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK, Tatang Muttaqin, kunjungi STAIN Majene, Kamis (25/8/2022) siang.

Tatang Muttaqin disambut langsung Ketua STAIN Majene, Prof Dr Wasilah Sahabuddin, ST MT.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Tatang Muttaqin diajak melihat progres pembangunan gedung terpadu yang tegah berjalan.

Pembangunan gedung terpadu STAIN Majene itu berlokasi di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tatang Muttaqin berharap pembangunan gedung tersebut bisa rampung sesuai target.

"Yang penting percepatan aja ya, biar selesai Desember," ujarnya saat diwawancara pada sela kunjungan.

Ia harap selama pengerjaan berlangsung, tetap memperhatikan segala aspek kelayakan dan kualitas.

Termasuk bahan materil dan fasilitas pendukung yang akan ditambahkan.

"Bukan hanya gedung, tapi lengkap juga peralatannya sehingga Februari 2023 mungkin sudah bisa dipakai mahasiswa," tambah Tatang Muttaqin.

Secara terpisah, Ketua STAIN Majene, Prof Dr Wasilah Sahabuddin mengatakan, pembangunan gedung terpadu sejauh ini sudah sesuai target.

Adapun kunjungan dari Kementerian PPN/Bappenas karena selaku pemberi anggaran.

"Monitoring terkait pembangunan gedung kuliah terpadu, karena Bappenas sendiri yang memberikan anggaran SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)," tutur Prof Wasilah.

Prof Wasilah harap pembangunan rampung tahun ini, dan bisa lagi menerima bantuan pembangunan di tahun berikutnya.

Berdasarkan papan informasi di lokasi proyek, nilai kontrak pembangunan gedung terpadu STAIN Majene capai Rp 30,8 miliar lebih.

Waktu pelaksanaan 208 hari kerja, terhitung 7 Juni sampai 31 Desember 2022.

Dimana Kontraktor Pelaksana PT Wirabaya Nusantara Permai.

Serta konsultan pengawas dari CV Darma Citra Utama.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved