Rabu, 20 Mei 2026

Majene

Momen Maulid Nabi, Pedagang Telur di Majene Raup Cuan Berlipat

‎‎Pedagang telur, Munipa mengaku bisa meraup untung lebih banyak dibanding bulan sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Momen Maulid Nabi, Pedagang Telur di Majene Raup Cuan Berlipat
ANWAR
‎HARG TELUR : Pedagang telur ayam saat ladeni pembeli di Pasar Sentral Majene, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Juma (12/9/2025). Kenaikan harga ini dipicu tingginya permintaan masyarakat memasuki tradisi peringatan Maulid Nabi yang setiap tahunnya digelar hampir di seluruh pelosok Majene. ‎ 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE  – Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa berkah tersendiri bagi para pedagang telur di Pasar Sentral Majene, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

‎Memasuki bulan Maulid, permintaan telur melonjak tajam karena hampir di setiap pelosok Majene masyarakat menggelar perayaan Maulid dengan rangkaian acara khatam Al-Qur’an dan pembacaan Barzanji.

‎Pada tradisi Barzanji inilah telur menjadi simbol barakka (berkah) yang dibagikan kepada warga.

Baca juga: Data Kemendikdasmen : 3 Ribu Anak Tidak Sekolah di Mateng, Bupati Arsal Minta Warga Update KK

Baca juga: Jawaban Gubernur atas Ranperda APBD 2026 Disetujui Fraksi, DPRD Sulbar Siapkan Jadwal Lanjutan

‎Lonjakan permintaan tersebut membuat omzet pedagang meningkat signifikan.

‎‎Pedagang telur, Munipa mengaku bisa meraup untung lebih banyak dibanding bulan sebelumnya.

‎‎“Sekarang harga telur ayam capai Rp 50 ribu per rak, sebelumnya hanya Rp 45 ribu. Untuk telur bebek sekarang Rp 85 ribu per rak, dari yang sebelumnya Rp 80 ribu. Permintaan terus banyak, jadi otomatis omzet juga naik,” ungkap Munipa kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (12/9/2025).

‎‎Munipa menuturkan, sebelum Maulid biasanya ia hanya mampu menjual sekitar 50 rak telur ayam per minggu.

‎ Namun memasuki bulan Maulid, penjualannya bisa melonjak hingga 80 rak per minggu.

‎Dengan kenaikan harga Rp 5.000 per rak, ia bisa menambah keuntungan hingga Rp400 ribu per minggu hanya dari telur ayam.

‎Belum lagi dari penjualan telur bebek yang juga ikut meningkat.

‎“Kalau bulan Maulid, bisa berlipat-lipat penjualannya. Masyarakat biasanya beli dalam jumlah besar untuk acara syukuran. Jadi walaupun harga naik, tetap laku keras,” jelas Munipa.

‎Tahun ini, 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah bertepatan pada Jumat, 5 September 2025.

‎Menurut Munipa Tradisi Maulid Nabi di Majene biasanya berlangsung maksimal tiga bulan.(*)


‎Laporan Wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved