Sapi Mati Mendadak

Total 319 Ekor Sapi Mati di Pasangkayu karena Virus Jembrana, Pemkab Siapkan 3.000 Vaksin Ternak

Sebanyak 3.000 dosis vaksin hewan ternak dari Provinsi Sulawesi Barat telah dikirim ke Pasangkayu.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Ilham Mulyawan
Egi Sugianto/Pasangkayu
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, Abdul Gafur, saat ditemui di kantornya di Jalan Ir Soekarno Kelurahan Pasangkayu, Senin (22/8/2022). 


TRIBUN-SULBAR COM, PASANGKAYU - Sebanyak dua ekor sapi di Pasangkayu mati mendadak hari ini, Senin (22/8/2022).

Matinya dua ekor sapit itu disebabkan virus jembrana.

Berdasarkan informasi dari Dua ekor sapi milik warga Pasangkayu dilaporkan mati mendadak di kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Pasangkayu, Senin (21/8/2022).

Baca juga: Sapi Mati Mendadak, Sambil Garuk Kepala, Bupati Pasangkayu: Ceh!

Baca juga: Dua Ekor Sapi Mati di Kompleks Pemda Pasangkayu, Pemilik Kaget Karena Tak Ada Gejala

"Bertambahnya dua ekor sapi tersebut, maka total sapi mati di Pasangkayu sudah mencapai 319 ekor," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, Abdul Gafur, saat ditemui di kantornya di Jalan Ir Soekarno Kelurahan Pasangkayu, Senin (22/8/2022).

Dinas peternakan pasangkayu sudah memetakan penyebaran, dalam rangka meminimalisir bertambahnya kasus Jembrana.

"Kita vaksin hewan ternak," jelasnya

Disebutkan sudah ada sekitar 258 ekor sapi di Pasangkayu yang telah divaksin.

Sebanyak 3.000 dosis vaksin hewan ternak dari Provinsi Sulawesi Barat telah dikirim ke Pasangkayu.

"Peruntukan 1.500 dosis pertama, dan vaksin kedua sebanyak 1.500 dosis tahap kedua. Artinya, satu sapi dapat dua kali suntikan," pungkasnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved