Sabtu, 25 April 2026

Harga Bawang

Harga Bawang Merah di Pasar Smart Pasangkayu Mulai Turun, Stok Masih Terbatas

Niar menjelaskan, mayoritas pedagang di Pasangkayu membeli bawang merah dari Enrekang, Sulawesi Selatan, dan Palu, Sulawesi Tengah.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Harga Bawang Merah di Pasar Smart Pasangkayu Mulai Turun, Stok Masih Terbatas
Taufan/Tribun-Sulbar.com
HARGA BAHAN POKOK – Pedagang melayani pembeli bawang merah dan cabai di Pasar Smart Pasangkayu, Rabu (27/8/2025). Harga bawang merah di pasar tersebut mulai turun menjadi sekitar Rp55 ribu per kilogram. Namun, stok masih terbatas. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Harga bawang merah di Pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, mulai turun.

Sebelumnya sempat menyentuh harga Rp68 ribu per kilogram.

Niar, salah satu pedagang di Pasar Smart Pasangkayu, mengatakan penurunan harga sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Baca juga: Stok Bawang Merah di Pasar Topoyo Menipis, Harga Melonjak Tinggi Hingga Rp70 Ribu Per Kilo

“Harga bawang merah sekarang sekitar Rp55 ribu per kilogram karena pasokan baru masuk ke pasar,” ujarnya saat ditemui Rabu (27/8/2025).

Meski begitu, harga di tiap lapak masih bervariasi karena sebagian pedagang masih menjual stok lama.

“Ada yang masih dijual Rp62 ribu per kilogram,” tambahnya.

Niar menjelaskan, mayoritas pedagang di Pasangkayu membeli bawang merah dari Enrekang, Sulawesi Selatan, dan Palu, Sulawesi Tengah.

Ia memperkirakan penurunan harga tidak akan berlangsung lama karena pasokan dari pemasok masih terbatas.

“Saya dapat kabar dari teman di Makassar, stok bawang merah tidak banyak,” ujarnya.

Ia menduga keterbatasan stok disebabkan banyak petani gagal panen akibat musim hujan.

Niar juga merinci harga komoditas lain yang relatif stabil.

Seperti tomat dijual Rp14 ribu per kilogram, cabai rawit Rp28 ribu, cabai besar Rp33 ribu, cabai keriting Rp33 ribu, dan bawang putih Rp40 ribu per kilogram.

Niar menambahkan, pembeli saat ini cenderung membeli secukupnya.

“Orang-orang sekarang beli sedikit-sedikit saja, jarang beli per kilogram seperti tahun lalu,” pungkasnya. (*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com: Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved