Pemilu 2024

Bawaslu Sulbar Usulkan Rp 24 Miliar Anggaran Pengawasan Pilkada 2024

Dari 15 kasus paling banyak di Kabupaten Mamuju dengan 10 kasus dan masuk lima besar nasional ASN tidak netral.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Bawaslu Sulbar bertemu Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik di Rumah Jabatan Pj Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Senin (4/7/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Barat (Sulbar) mengusulkan dana pengawasan Pemilu 2024 sebesar Rp 24 miliar.

Usulan dana tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo dan Komisioner Bawaslu Sulbar, Usman Sanjaya saat bertemu Pj Gubernur, Akmal Malik di Rumah Jabatannya, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Senin (4/7/2022).

Pertemuan tersebut membahas berbagai hal. Mulai, membangun komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar netral di Pemilu 2024 mendatang.

"Tadi juga sempat dipertanyakan dana pengawasan Pilkada, kita sampaikan sudah masuk penawaran Rp 24 miliar, tapi masih dalam acuan dasar yang akan diduskusikan lagi," kata Sulfan.

Baca juga: Ternyata Sudah 10 Kali Lebih Isi Kotak Amal Masjid Nurul Muttahida Mamuju Dibobol Maling

Baca juga: Frenkie de Jong Tidak untuk Dijual! Man United Ngebet Dapatkan Pemain Barcelona

Bawaslu Sulbar bertemu Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik di Rumah Jabatan Pj Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Senin (4/7/2022).
Bawaslu Sulbar bertemu Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik di Rumah Jabatan Pj Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Senin (4/7/2022). (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

Sementara itu, lanjut Sulfan netralitas ASN memjadi catatan penting mengingat Pilkada terakhir ada 15 kasus di Sulbar.

Dari 15 kasus paling banyak di Kabupaten Mamuju dengan 10 kasus dan masuk lima besar nasional ASN tidak netral.

"Makanya kita tadi lakukan podcast, karena paling banyak kasus ditemukan lewat media sosial. Jadi kita harap sosialisasi sama Pj Gubernur tadi agar bisa melakukan pencegahan," bebernya.

Selain itu, Pj Gubernur Sulbar memintanya untuk melaksanakan kegiatan tingkat nasional di Sulbar.

Sehingga, itu menjadi tantangan baru bagi Bawaslu Sulbar.

"Mengingat kita belum pernah melakukan ini. Kita merasa tertantang dan akan mencoba lakukan ini," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved