Berita Mamasa

Jalan Tertutup Material Longsor di Desa Botteng Mamasa, Warga Tak Bisa Melintas

Masdar menuturkan, sejak kemarin dan sampai hari ini jalan masih tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/TribunSulbar.com
Kondisi jalan tertimbun longsor di Dusun Salubiru, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulwesi Barat (Sulbar), Rabu (15/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Akses jalan di Dusun Salubiru, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulwesi Barat (Sulbar) tertutup material longsor.

Jalur tersebut menghubungkan tiga desa yaitu Desa Passambuk, Desa Botteng dan Desa Kondo.

Longsor terjadi karena curah hujan tinggi sejak pukul 13.00 hingga pukul 16.00 Wita Selasa (14/6/2022) kemarin.

Akibatnya, jalan tersebut tidak dapat dilalui karena masih tertutup material longsor.

Pristiwa ini dibenarkan oleh warga Desa Botteng, Masdar kepada wartawan TribunSulbar.com saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (15/6/2022).

"Masih tertutup timbunan longsor, dan masih banyak pepohonan di badan jalan", ungkap Masdar.

Masdar menuturkan, sejak kemarin dan sampai hari ini jalan masih tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Baca juga: Airlangga Tegaskan Teknologi, Market & Green Financing Merupakan Komponen Penting Transisi Energi

Baca juga: Ini Syarat Daftar Pelatihan Pengembangan UMKM BI Sulbar, Batasnya hingga 16 Juni 2022

Kondisi jalan tertimbun longsor di Dusun Salubiru, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulwesi Barat (Sulbar), Rabu (15/6/2022).
Kondisi jalan tertimbun longsor di Dusun Salubiru, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulwesi Barat (Sulbar), Rabu (15/6/2022). (Ist/TribunSulbar.com)

Namun, masyarakat setempat dan TNI sudah melakukan pembersihan jalan menggunakan alat mesin pemotong kayu.

"Kendaraan bisa melintas tapi harus dibantu warga setempat," ujarnya.

Masdar berharap, pemerintah Kabupaten Mamasa segera mengerimkan alat berat untuk membersihkan jalan tersebut.

"Kita berharap pemerintah segera turun membantu warga," tandasnya (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved