Ustaz Menjawab

Ustaz Sabaruddin: Konsep Moderasi Beragama Seperti Wasit, Adil Menerapkan Hukum

Agama dan suku yang berbeda-beda, maka mesti ada sesuatu yang mempererat ikatan yang kita kenal dengan moderasi beragama.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com
Syiar Ramadan bersama Ustadz Sabaruddin Lc, Jumat (22/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Syiar Ramadan bersama Ustadz Sabaruddin Lc kali ini membahas tentang Moderasi Beragama Pererat Keutuhan NKRI.

Dipandu oleh host Kinan Aulia, Syiar Ramadan dilaksanakan di taman Wisma Kalla, Jumat, (22/4/2022).

Ustadz Sabaruddin memulai tausiahnya dengan kutipan ayat dalam alquran yang artinya.

"Nikmat mana lagi yang kita dustakan" kata Sabaruddin.

Sabaruddin melanjutkan, agama datang kepada manusia untuk mengangkat harkat dan martabat manusia.

Karena, manusia adalah mahluk paling sempurna ciptaanNya.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Pelayanan Hak Hingga Makan Minum Warga Binaan Rutan Majene Diperiksa

Baca juga: Kuasa Hukum Korban Dugaan Penipuan Anak Wakil Bupati di Sulbar Serahkan Rekening Koran

Dia mengatakan, khusus untuk konteks Negara Indonesia yang masyarakatnya majemuk.

Agama dan suku yang berbeda-beda, maka mesti ada sesuatu yang mempererat ikatan yang kita kenal dengan moderasi beragama.

"Atau dalam bahasa agama dikenal dengan istilah Wasatiyah" ucapnya.

Dalam alquran, sebuah ayat yang menjadi landasan moderasi yaitu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved