Ustaz Menjawab

Apakah Berbuka Puasa Berdasarkan Adzan Elektronik atau Adzan Dikumandangkan di Masjid?

Ustadz Sabaruddin mengatakan, adzan melalui media eletronik jika waktu sudah menunjukan buka puasa maka dianjurkan.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Ustadz Sabaruddin LC saat mengisi program Tribun-Timur.com Syiar Ramadan 1443 Hijriah, Jumat (15/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Buka puasa dengan mendengarkan adzan magrib melalui media eletorinik sah-sah saja.

Hal itu diungkapkan Ustazd Sabaruddin LC pada program Syiar Ramadan Tribun-Timur.com, Sabtu (16/4/2022).

Ustadz Sabaruddin mengatakan, adzan melalui media eletronik jika waktu sudah menunjukan buka puasa maka dianjurkan.

"Karena adzan menentukan masuknya waktu salat," ungkap Ustadz Sabaruddin.

Dikatakan, salah satu sunnah dalam berpuasa adalah berbuka puasa.

Baca juga: Kisah Abigael Lomo Masuk Nominasi 3 Besar Penghargaan Kalpataru 2022 Kategori Mengabdi

Baca juga: Unik! Begini Cara Remaja Masjid Al-Fatihah Desa Bambu Mamuju Bangunkan Warga Sahur

Sehingga, bagi yang menjalankan puasa diwajibkan untuk berbuka jika sudah waktunya.

Berbuka puasa kata dia, tidak mesti mendengarkan adzan berkumandan di masjid melainkan bisa juga mendegar melalui media eletronik.

"Buka puasa adalah sunnah atau kita kenal dengan takjil," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved