Unik! Begini Cara Remaja Masjid Al-Fatihah Desa Bambu Mamuju Bangunkan Warga Sahur

"Ini inisiatif kami di remaja masjid Al-Fatihah berjumlahkan 10 orang dan Alhamdulillah respon masyarakat menerima kami," kata Marlin.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Remaja Masjid Al-Fatihah di Desa Bambu, Mamuju, Sulbar, Sabtu (16/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Remaja Masjid Al-Fatihah di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) punya cara unik untuk membangunkan warga makan sahur.

Mereka tidak berjalan menyusuri lorong-lorong rumah dengan membawa beduk atau alat lainya yang dijadikan genderang.

Remaja Masjid Al-Fatihah di Desa Bambu tetap di dalam masjid dengan melantunkan nada-nada yang enak didengar.

"Bapak-ibu, bapak-ibu, ayo bangun, waktunya kita sahur" penggalan kalimat yang dilantunkan para remaja masjid itu.

Cara mereka membangunkan sahur kerap ditunggu-tunggu warga.

Seperti video yang diunggah akun YouTube, BTP L Sande dengan judul Vocal Merdu Membangunkan Sahur di Desa Bambu.

Baca juga: Angkut Pemudik, Kapal Perintis Sabuk Nusantara 93 Sandar di Pelabuhan Majene

Baca juga: Waktu Buka Puasa Kabupaten Mamasa Sabtu 16 April 2022/14 Ramadan 1443 H, Adzan Magrib 18:11

Remaja Masjid Al-Fatihah di Desa Bambu, Mamuju, Sulbar, Sabtu (16/4/2022).
Remaja Masjid Al-Fatihah di Desa Bambu, Mamuju, Sulbar, Sabtu (16/4/2022). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Saat ini, sudah 600.000 penonton dengan 289 kali dibagikan warga net.

Ketua Remaja Masjid Al-Fatihah, Marlin mengatakan kegiatan ini dilakukan sejak tahun lalu jika masuk bulan suci ramadan.

"Ini inisiatif kami di remaja masjid Al-Fatihah berjumlahkan 10 orang dan Alhamdulillah respon masyarakat menerima kami," kata Marlin, saat ditemui di Masjid Al-Fatihah, Sabtu (16/4/2022).

Sehingga, setiap malam di bulan suci ramadan 1443/H terus dilakukan untuk membangunkan warga.

Marling juga menambahkan bahwa kegiatan beduk sahur dilakukan tidak ingin menghilangkan tradisi masyarakat yang keliling kampung.

"Tapi masjid kami ada di bahu jalan, makanya kami berinisiatif beduk sahur di masjid saja," ungkap Marlin.

Selain itu, Marlin berharap kehadiran ramaja masjid Al-Fatihah ini tidak mengganggu masyarakat.

Dengan demikian, ibadah puasa tahun ini dipenuhi keberkahan.

"Semoga pemuda di Mamuju juga semakin kreatif dan bisa bermanfaat bagi agama hingga dilingkungan masyarakat," tandasnya.

Adapun, 10 orang remaja masjid tersebut diantaranya Marlin, Leo, Ibnu Abid, Alif, Agung, Alwan, Aco Gunawan, Ardan, Asmar dan Farham.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved