400 KK Terancam! Jalan Aspal Nyaris Putus di Tanjung Babia Pasangkayu

“Yang gunakan jalan ini, bukan hanya warga di Tanjung Babia, tapi juga armada pemadam kebakaran karena berkantor di situ,” ucapnya.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Hasrul Rusdi
Egi Sugianto/Tribun-Sulbar.com
Kondisi jalan aspal yang nyaris putus di Jalan Tanjung Babia menuju pusat wisata Pantai Tanjung Babi, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Sabtu (12/3/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Kerusakan jalan aspal di Pantai Tanjung Babia Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, terjadi sejak gempa Mamuju, 15 Januari 2021 lalu.

Ironisnya, sampai saat ini jalan tersebut, belum mendapat perhatian dari pemerintah untuk perbaikan.

“Kerusakan jalan ini sudah lama terjadi. Waktu itu, saat gempa di Mamuju tahun lalu,” kata Kepala Dusun Tanjung Babia Pasangkayu, Tombor (62) kepada Tribun-Sulbar, Kamis (1`3/3/2022).

panjang kerusakan jalan ini sekitar 100 meter, dan sudah membahayakan warga khususnya pengendara saat melintas di pusat wisata kuliner Tanjung Babia Pasangkayu.

“Yang gunakan jalan ini, bukan hanya warga di Tanjung Babia, tapi juga armada pemadam kebakaran karena berkantor di situ,” ucapnya.

Baca juga: Kegiatan Pemprov Sulbar di Jakarta Tuai Sorotan, Kepala Bappeda: Saya Sendiri Tidak ke Mandalika

Baca juga: PCR & Swab Antigen Tak Lagi Berlaku, Berikut Harga Tiket Kapal Feri Mamuju-Balikpapan

Tombor mengaku sudah mengkomunikasi masalah ini ke pemerintah seperti ke Badan Bencana Nasional, Dinas Pekerjaan Umum.

“Terutama lurah, kerusakan jalan ini sudah kita sampaikan. Dan sekarang saya di kantor Lurah mau menanyakan kapan diperbaiki,” ucapnya.

Disebutkan, jika jalan itu tidak diperbaiki, maka kurang lebih 400 kk Dusun Tanjung Babia bisa terancam.

“Ini Abrasi, sementara banyak warga saya tinggal di sana,” ucapnya.

“Kita di dusun ini, tidak punya kekuatan makanya kita berharap perhatian pemerintah,” harapnya.

Sebelumnya, diberitakan Sabtu (12/3/2022) lalu, kerusakan jalan aspal disebabkan terjadinya abrasi pantai. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved