Tradisi Mappande Sasi
Warga Campalagian Polman Gelar Tradisi Mappande Sasi
Dari pantauan tribun sebelum Mappande sasi atau melarung sesajen ke laut diawali dengan pembacaan doa.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Warga-Desa-Panyampa-Kecamatan-Campalagian-gelar-tradisi-mappande-sasi.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Warga Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar ritual Mappande Sasi, Minggu (13/3/2022).
Mappande Sasi atau melarung sesajen ke laut sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keselamatan para warga setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.
Dari pantauan tribun sebelum Mappande sasi atau melarung sesajen ke laut diawali dengan pembacaan doa.
Pembacaan doa dilakukan di dibibir pantai tepatnya di Pantai Baurung, Desa Panyampa.
Pada acara Mappande Sasi terdapat sebuah perahu berukuran kecil.
Perahu berisi hasil bumi dan aneka makanan yang sudah siap saji.
Terdapat pula seekor ayam diikat di atas perahu.
Setelah proses doa selesai, warga membawa perahu ke laut.
Perahu kecil yang berisi aneka makanan dan hasil bumi di bawa ke laut yang jaraknya jauh dari bibir pantai.
Setelah melarung ke laut, acara penutup warga menyantap makanan di sekitar Pantai Baurung.(San)