Warga Salulekbo Harap DPRD Sulbar Segera Tinjau Lokasi Pembangunan Bendungan Budong-budong
“Itu kan beberapa waktu lalu sudah ada tim yang mau turun lakukan pendataan, namun batal karena aktivitas dihentikan dulu,” ungkap Jabal Nur.
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Hasrul Rusdi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Warga Salulekbo, Mamuju Tengah harap DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) segera tinjau lokasi pembangunan Bendungan Budong-budong.
Hal ini mereka harapkan agar pendataan isi lahan milik warga yang berdiri di lokasi pembangunan bendungan oleh Tim Appraisal segera berjalan.
“Itu kan beberapa waktu lalu sudah ada tim yang mau turun lakukan pendataan, namun batal karena aktivitas dihentikan dulu,” ungkap Jabal Nur kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (5/3/2022).
Kebun miliknya berada pas di lokasi pembangunan Bendungan Budong-budong.
Luas lahan digarapnya kurang lebih 2 Ha, berisi kelapa sawit dan pohon jenis kayu-kayuan.
“Kita butuh kepastian Pak, berapa jumlah ganti ruginya,” tutur Jabal.
Baca juga: Warga Polman Serbu Minyak Goreng Subsidi Kemasan 5 Liter, Harga Rp 70 Ribu
Baca juga: Manakarra Fair dan Festival Kota Tua Masuk Agenda KEN Berpotensi Dorong Pemulihan Ekonomi Sulbar
Sebab menurutnya, ketika proses pembangunan sudah berjalan, ia tak dapat lagi garap kebunnya.
“Kalau bendungan sudah dikerja Pak, yang jelasnya kita tinggalkan mi kebun ta,” pungkasnya.
Untuk itu, ia sangat berharap agar DPRD Sulbar segera tinjau lokasi agar Tim yang akan melakukan pendataan dapat berjalan.
Diketahui sebelumnya, berdasarkan keputusan rapat warga Salulekbo dan pihak Balai telah melakukan pertemuan dengan DPRD Sulbar pada Rabu (2/3/2022) lalu.
Dalam hasil keputusan rapat tersebut, segala aktivitas terkait pembangunan bendungan dihentikan untuk sementara.
Sampai pihak DPRD Sulbar usai tinjau lokasi pembangunan bendungan tersebut.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com|Samsul Bahri