Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Pangkas Akses Pasar dan Modal
Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Rusia yang melakukan invasi ke Ukraina. Akses pasar dan modal Rusia dipangkas.
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ursula-von-der-Leyen-mengecam-presiden-Rusia-karena-membawa-perang-kembali-ke-Eropa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Uni Eropa memiliki rencana untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia yang telah melakukan invasi ke Ukraina.
Sejumlah sanksi telah disiapkan oleh Uni Eropa untuk Rusia, diantaranya pembekuan aset, pemblokiran sementara akses ke pasar keuangan Eropa, serta menekan perekonomian negara tersebut.
Dikutip dari Aljazeera pada Jumat (25/2/2022), Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa me Ursulnyatakan, pihaknya mengecam aksi yang dilakukan oleh Rusia kepada Ukraina.
Dan pihak Uni Eropa meminta pertanggung jawaban dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Dengan paket sanksi ini, kita akan menargetkan sektor strategis perekonomian Rusia, dengan memblokir akses mereka ke pasar dan teknologi."
Baca juga: Rusia Invasi Ukraina, Final Liga Champions di Gazprom Arena Saint-Petersburg Berpotensi Batal
Baca juga: Legenda AC Milan Andriy Shevchenko Ajak Warga Ukraina Bersatu Hadapi Invasi Rusia
"Kita akan melemahkan perekonomian Rusia dan kemampuannya untuk memodernisasi," kata Ursula von der Leyen.
Seluruh aset negara Rusia yang berada di Uni Eropa akan dibekukan serta akses bank-bank Rusia ke pasar keuangan juga dihentikan.
Rusia dijatuhi sanksi terberat
Josep Borrell, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa menyampaikan, rancangan sansk tersebut adalah yang paling berat ketimbang hukuman lainnya.
"Ini merupakan masa kelam di Eropa sejak Perang Dunia ke-2. Kepemimpinan Rusia akan menghadapi isolasi yang tidak diduga," kata Josep Borrell.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, Rusia resmi melakukan serangan militer kepada Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Dalam piadatonya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan operasi khusus kepada Ukraina.
Bahkan sejumlah wilayah di negara Ukraina telah dihujani rudal-rudal Rusia.
(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)