Rabu, 6 Mei 2026

Lepas Mudik 1.431 Pekerja Menaker Minta Perusahaan Wajib Memanusiakan Pekerja

Sebanyak 25 armada bus disiapkan untuk mengantar para pekerja pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Lepas Mudik 1.431 Pekerja Menaker Minta Perusahaan Wajib Memanusiakan Pekerja
Tribun-Sulbar.com/Kemenaker
LEPAS MUDIK - Yassierli saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jak arta Timur, Kamis (19/3/2026). 

 

TRIBUNU-SULBAR.COM - Bagi banyak pekerja, mudik bukan sekadar perjalanan pulang. Ada rindu yang ditunggu, ada keluarga yang ingin ditemui, dan ada ketenangan yang ingin dibawa setelah setahun bekerja. 

Karena itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan perusahaan harus memandang mudik pekerja sebagai bagian dari cara memanusiakan pekerja, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Salat Idul Fitri Lengkap, Bisa Dikerjakan di Rumah atau Masjid

Baca juga: Amnesty Nilai Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Termasuk Pelanggaran HAM Berat

Pesan itu disampaikan Yassierli saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jak arta Timur, Kamis (19/3/2026). 

Sebanyak 25 armada bus disiapkan untuk mengantar para pekerja pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Di hadapan pekerja dan manajemen perusahaan, Yassierli mengatakan inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa hubungan industrial yang sehat tidak hanya dibangun lewat aturan dan kewajiban formal, tetapi juga lewat kepedulian yang nyata terhadap kebutuhan pekerja.

“Mudik pekerja adalah wujud nyata perhatian manajemen terhadap kesejahteraan mereka. Kita ingin praktik ini menjadi role model bagi perusahaan lain di Indonesia. Sinergi yang baik antara pengusaha dan pekerja adalah kunci menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan produktivitas,” ujar Yassierli.

Ia menilai, perhatian terhadap pekerja menjelang hari raya memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar penyediaan fasilitas transportasi. 

Bagi pekerja, mudik adalah momen penting untuk kembali ke keluarga dengan rasa aman dan dihargai. Bagi perusahaan, langkah sepe rti ini menjadi cara konkret merawat kepercayaan dan memperkuat hubungan dengan pekerja.

Menurut Yassierli, perusahaan yang ingin tumbuh berkelanjutan tidak bisa hanya melihat pekerja sebagai bagian dari proses produksi. 

Di balik target dan angka-angka bisnis, ada manusia yang bekerja untuk menghidupi keluarga dan ingin merayakan hari raya dengan layak.

Menaker juga mengapresiasi pengurus Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL–KSARBUMUSI yang telah memfasilitasi para anggotanya. 

Ia menekankan bahwa kolaborasi aktif antara serikat pekerja dan perusahaan merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan industrial yang lebih harmonis dan transformatif.

Dalam kesempatan yang sama, Yassierli turut menyinggung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online dan kurir online menjelang Idulfitri 2026. 

Ia mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah melakukan dialog intensif sebanyak 11 kali de ngan pihak aplikator.

BHR SDua Kali Lipat

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved