Yayasan Syahid Al Hidayah

Pimpinan Baru Yayasan Syahid Al Hidayah, Syamsuddin Diharapkan Bisa Menetralisir Pondok

"Kita sepakati bersama mengganti ketua Yayasannya dan akan dipimpin Syamsuddin Giling, bahkan segera akan dinotariskan," ungkap Muflih.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Kakanwil Kemenag Sulbar, Muflih B Fattah saat ditemui di kantornya Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (8/2/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pimpinan Yayasan Syahid Al Hidayah kini dijabat oleh Syamsuddin Giling menggantikan AR yang menjadi tersangka pelecehan seksual.

Yayasan Syahid Al Hidayah memiliki santri kurang lebih 300 orang.

Hal tersebut, disampaikan Kakanwil Kemenag Sulbar, Muflih B Fattah saat ditemui di kantornya Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (8/2/2022).

"Ada sekitar 300-an santri di sana yang mondok," kata Muflih.

Dia juga membeberkan tersangka AR sudah tidak lagi memiliki kewenangan di Yayasan Syahid Al Hidayah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jadi Tersangka, Pimpinan Yayasan Syahid Al Hidayah Diganti

Baca juga: Aktivis Perempuan PMII Sebut Mamuju Zona Merah Kekerasn Seksual: RUU TPKS Harus Disahkan

Itu, melalui rapat bersama pengurus Yayasan Syahid Al Hidayah.

"Kita sepakati bersama mengganti ketua Yayasannya dan akan dipimpin Syamsuddin Giling, bahkan segera akan dinotariskan," ungkap Muflih.

Selain itu, AR sebagai Aparutur Sipil Negara (ASN) juga akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Hal itu, akan diberikan setelah adanya keputusan ingkrah dari pengadilan.

"Kalau sudah ingkrah baru kita berikan sanksi. Jadi kita serahkan sepenuhnya proses hukum kepada penegak hukum," tandasnya.

Sebelumnya, kepolisian menetapkan AR sebagai tersangka pelaku pelecehan seksual di Yayasan Syahid Al Hidayah.

Adapun, korbannya sebelumnya sebanyak tujuh orang.

Namun, saat penyilidikan berlangsung korban bertambah menjadi sembilan orang.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved