Pelabuhan Feri Mamuju
Pelabuhan Feri Difungsikan Awal 2022, Ketua HIPMI Mamuju: Roda Ekonomi Daerah Akan Lancar
"Saya kira roda ekonomi daerah akan lancar, dan para pedagang akan kembali bangkit," ungkap Andi Aso.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mamuju, menyambut baik kejelasan pelayaran Mamuju-Bontang dan sebaliknya.
Diketahui, pelayaran perdana akan dimulai awal Februari 2022 mendatang dengan menggunakam KM Sabuk Nusantara 111.
Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddareski Salatin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (24/1/2022)
Ketua HIPMI Mamuju, Andi Baso Darul Aksan mengatakan, seharusnya pelabuhan tersebut dibuka sejak awal karena merupakan penunjang perekonomian daerah Kabupaten Mamuju.
Karena, selama ini pengiriman barang harus melalui pelabuhan Pare-pare atau pelabuhan Silopo Polewali Mandar.
Baca juga: Menko Airlangga Hartarto Berharap Upaya Pemulihan Ekonomi 2022 Dapat Dirasakan Masyarakat
Baca juga: Agus Ambo Djiwa Tegaskan Tak Akan Maju di Pilgub Sulbar 2024, PDI-Perjuangan Usung AIM?

Sehingga, dibukanya Pelabuhan Feri Mamuju akan memperlancar roda perekonomian daerah.
"Saya kira roda ekonomi daerah akan lancar, dan para pedagang akan kembali bangkit," ungkap Andi Aso kepada Tribun-Sulbar.com, via telepon, Rabu (26/1/2022).
Apalagi kedepan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan segera di mulai setelah pemerimtah pusat menetapkan perpres tentang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Semoga pelabuhan terasebut dapat difungsikan dengan baik apalagi Mamuju sebagai penyanggah utama Ibu Kota Negara," pungkasnya.
Ia menambahkan, daerah harus mempersiapkan diri karena potensi ekonomi dengan komoditas lewat pelabuhan akan lebih besar.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman