Tenda Kemensos Jadi Ruang Kelas 'Ternyaman' Siswa SDN 28 Aholeang Majene

Kondisi tersebut sering menjadi keluhan siswa dan guru mengingat panas dalam tenda dan ketika hujan lantai tanah akan becek.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Masdin/Tribun-Sulbar.com
Siswa SDN 28 Aholeang belajar di tenda baru dari Kemensoso, Senin (17/1/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) No 28 Aholeang selama di pengungsian mengikuti prose pembelajaran di tenda darurat.

Namun pemandangan berbeda di momen satu tahun warga Aholeang dan Rui, Kabupaten Majene mengungsi.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Senin (17/1/2022), proses belajar mengajar berlangsung di tenda yang lebih besar dari Kementerian Sosial.

Penuturan salah satu guru SDN 28 Aholeong, Abdul Rasyid SPd tenda tersebut baru hari ini digunakan.

"Pertama kali dipake ini tenda, hari Sabtu kemarin dibangun," ujarnya saat ditemu langsung di sekolah darurat.

Baca juga: KASIHAN! Korban Gempa di Aholeang Rui Majene Harus Tempuh 3 Km Ambil Air Bersih

Baca juga: Satu Tahun Gempa Berlalu, 407 Warga Aholeang & Rui Majene Masih Tinggal di Pengungsian

Siswa SDN 28 Aholeang belajar di tenda baru dari Kemensoso, Senin (17/1/2022).
Siswa SDN 28 Aholeang belajar di tenda baru dari Kemensoso, Senin (17/1/2022). (Masdin/Tribun-Sulbar.com)

Rasyid menuturkan bahwa sebelumnya proses belajar mengajar di sekolah mereka langsungkan di tenda darurat berukuran sekitar 4x5 meter berisi beberapa kursi, meja dan papan tulis.

Adapun lantai langsung beralaskan tanah.

Kondisi tersebut sering menjadi keluhan siswa dan guru mengingat panas dalam tenda dan ketika hujan lantai tanah akan becek.

Dengan adanya bantuan tenda dari Kemensos itu, Rasyid bersyukur anak didiknya bisa lebih nyaman.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada kementerian sosial karena dulunya kami belajar di tenda biasa. Sekarang Alhamdulillah jauh lebih luas," tuturnya.

Tercatat sekitar 50 siswa terdaftar di sekolah SDN 28 Aholeang dan mereka merupakan anak dari Dusun Aholeang dan Rui, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar yang mengungsi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved