Breaking News:

Nelayan Mamuju

Tak Melaut Sejak Desember 2021, Nelayan Mamuju Terpaksa Ngojek Hingga Ngutang di Warung

"Untuk memenuhi kebutuhan harian, ada yang kerja jadi tukang ojek sementara, kuli bangunan harian dan kerja serabutan," terang, Ismail.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Hasrul Rusdi
Fahrun Ramli/Tribun-Sulbar.com
Nelayan Mamuju di Jl Andi Dai Kelurahan Binanga, duduk di posko, bahas perkembangan cuaca yang kurang bersahabat, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Warga nelayan di Jl Andi Dai, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) tak lagi melaut sejak Desember 2021 lalu.

Akibat dari cuaca buruk, dimana gelombang tinggi, angin kencang disertai hujan lebat.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para nelayan mengaku, mencari pekerjaan lain.

Seperti yang diungkapkan, Ismail, salah satu nelayan yang ditemui di posko komonitas Nelayan Mammesa.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG, Sabtu 8 Januari 2022: Waspada Hujan Lebat Dini Hari di Kota Mamuju

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia Jumat 7 Januari 2022: Tambahan Kasus 518 & Pasien Sembuh 214

Nelayan Mamuju di Jl Andi Dai Kelurahan Binanga, duduk di posko, bahas perkembangan cuaca yang kurang bersahabat, Jumat (7/1/2022).
Nelayan Mamuju di Jl Andi Dai Kelurahan Binanga, duduk di posko, bahas perkembangan cuaca yang kurang bersahabat, Jumat (7/1/2022). (Fahrun Ramli/Tribun-Sulbar.com)

"Untuk memenuhi kebutuhan harian, ada yang kerja jadi tukang ojek sementara, kuli bangunan harian dan kerja serabutan," terang, Ismail kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (7/1/2022).

Ia mangaku harus banting tulang untuk menutupi kebutuhan harian bersama keluarganya.

"Ada juga yang harus mengutang di kios dagang, nanti kembali melaut baru dibayar," lanjutnya.

Mereka pun berharap dapat bantuan dari pemerintah setempat terkait kondisi saat ini.

Sebab mereka mendapat informasi, cuaca buruk akan berlangsung hingga Maret 2022.

"Semoga cuaca kembali normal, supaya bisa ki kembali melaut," harap Ismail.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG, Sabtu 8 Januari 2022: Waspada Hujan Lebat Dini Hari di Kota Mamuju

Pantauan Tribun-Sulbar.com, terlihat puluhan kapal nelayan terparki di muara sungai kasiwa.

Kata Ismail, kemarin ada salah satu kapal yang nekat melaut saat cuaca buruk terjadi.

Namun selain tangkapan ikan yang berkurang, juga sangat membahayakan bagi keselamatan.

Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak melaut dalam waktu dekat ini, sebelum cuaca kembali bersahabat.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved