Harga Cabai

Awal Tahun 2022 Harga Cabai di Mamuju Berangsur Turun, Cabai Keriting Kini Rp 40 Ribu

Sementara, untuk harga cabai merah juga ikut turun dari harga Rp 51 ribu per kilogram turun menjadi Rp 40 ribu.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Lapak Rahma di Pasar Tasiu Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar),Senin (3/1/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Awal Tahun 2022 harga cabai di Pasar Tasiu Kalukku, Kabupaten Mamuju, mulai turun.

Pantaun Tribun-Sulbar.com, Senin (3/1/2022) harga cabai keriting berada di harga Rp 40 ribu per kilogram.

Sebelemunya, berada di harga Rp 60 ribu per kilogram.

Sementara, untuk harga cabai merah juga ikut turun dari harga Rp 51 ribu per kilogram turun menjadi Rp 40 ribu.

Lapak Rahma di Pasar Tasiu Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar),Senin (3/1/2021).
Lapak Rahma di Pasar Tasiu Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar),Senin (3/1/2021). (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

Sedangkan, untuk harga cabai rawit masih berada Rp 100 ribu per kilogram tidak mengalami penurunan.

Pedagang di Pasar Tasiu Rahmawati (45) mengatakan, kenaikan harga cabai baru-baru ini karena di momen Natal dan tahun baru.

"Naik itu bahan pokok karena Natal dan tahu baru jadi beberapa memang mahal," ungkapnya kepada Tribun-Sulbar.com.

Baca juga: Pemprov Anggarkan Rp 8 Miliar Lebih Bangun Dua Kolam Renang di Mamuju dan Majene

Baca juga: Prakiraan Cuaca Senin 3 Januari 2022: Waspada Angin Kencang Wilayah Polman dan Majene

Menurutnya, selain dari akhir tahun faktor cauaca juga membuat harga cabai naik, produksi kurang sementara permintaan konsumen banyak.

Ia memperidiksi, harga bahan pokok akan normal di di akhir bulan hingga bulan ke dua nantinya.

"Tidak lamami harga akan kembali normal seperti biasanya," pungkasnya.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved