Kamis, 16 April 2026

ABRASI, Jalan Desa Dunkait Mamuju Terputus, Kepala Desa: Kami Akan Pasangi Batu Gajah

"Kita akan bicarakan kepada masyarakat dan pihak Desa Labuang Rano untuk memperbaiki akses jalan rusak," ungkap Arman.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto ABRASI, Jalan Desa Dunkait Mamuju Terputus, Kepala Desa: Kami Akan Pasangi Batu Gajah
Ist/Tribun-Sulbar.com
Kondisi terkini jalan di Desa Dunkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Desa Dunkait, Arman akan melakukan koordinasi dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Labuang Rano terkait perbaikan jalan yang mengalami abrasi pantai.

Hal tersebut diungkapkan Arman kepada Tribun-Sulbar.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (7/12/2021) pagi.

"Kita akan bicarakan kepada masyarakat dan pihak Desa Labuang Rano untuk memperbaiki akses jalan rusak," ungkap Arman.

Diketahui, jalan utama penghubung Desa Dunkait dan Desa Labuang Rano, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, rusak parah setelah dihantam gelombang tinggi dan abrasi pantai.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 7 November 2021: Potensi Hujan Lebat Seluruh Wilayah Sulbar

Baca juga: Akses Jalan Desa Dunkait Tapalang Barat, Terputus Total, Kendaraan Tidak Bisa Melintas

Arman mengatakan, Pemerintah Daerah sudah melihat kondisi jalan tersebut.

Namun, saat ini pihaknya belum melakukan komunikasi intens terkait kondisi jalan saat ini yang mengalami abrasi.

"Kami belum komunikasikan ke Provinsi dan Kabupaten. Tapi rencananya kita segera sampaikan kepada pemerintah," bebernya.

Rencananya, pihaknya bersama masyarakat dan desa tetangga akan melakukan pengerjaan pemecah ombak.

Agar jalan tersebut tidak semakin parah saat di hantam gelombang.

"Kami akan pasangi batu gajah sebagai pemecah gelombang," tuturnya.

Kondisi terkini jalan di Desa Dunkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (7/12/2021).
Kondisi terkini jalan di Desa Dunkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (7/12/2021). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Arman menghimbau, kepada masyarakat pengguna kendaraan roda empat aga melewati jalan alternatif.

Karena, dalam jangka waktu satu bulan akses jalan belum bisa dilalui.

"Untuk jalur alternatif saat ini bisa melalui jalan di Saletto atau jalan Trans Sulawes untuk menuju desa," tutupnya.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved