Kamis, 16 April 2026

Akses Jalan Desa Dunkait Tapalang Barat, Terputus Total, Kendaraan Tidak Bisa Melintas

"Semakin parah sekarang, karena hampir semu jalan sudah terkikis," ungkap pria sapaan Aldi melalui sambungan telepon kepada Tribun-Sulbar.com.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto Akses Jalan Desa Dunkait Tapalang Barat, Terputus Total, Kendaraan Tidak Bisa Melintas
Putra Alif Salaha
Kondisi Jalan Abrasi di Desa Dunkait, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Senin (6/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jalan utama penghubung Desa Dunkait dan Desa Labuang Rano, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, rusak parah setelah dihantam gelombang tinggi dan abrasi pantai, Senin (6/12/2021) malam.

Kerusakan ruas jalan tersebut menyebabkan akses transportasi darat tidak bisa melintas.

Sekitar enam meter jalan tersebut terputus akibat Abrasi pantai.

Warga sekitar, Rivaldy Rusna mengatakan, kerusakan jalan tersebut akibat dari cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

"Semakin parah sekarang, karena hampir semu jalan sudah terkikis," ungkap pria sapaan Aldi melalui sambungan telepon kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (7/12/2021) pagi.

Baca juga: Sekjen Kemenkumham Andap Budhi Revianto Ingatkan Jajaran Patuhi Aturan Larangan Cuti Selama Nataru

Disebutkan, kerusakan jalan tersebut terjadi akibat beberapa hari terakhir gelombang pasang dan cuaca eksterem menerjang wilayah pesisir pantai Tapalang Barat.

"Saat ini kendaraan tidak bisa melintas, kalau kendaraan roda dua sendiri susah sekali lewat," sebutnya.

Diberitkan sebelumnya, Akibat hujan deras dan cuaca ekstrem jalan di Desa Dunkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, alami Abrasi.

Akses jalan Desa Dunkai ke Desa Labuang Rano berada di pinggir pantai itu terkikis akibat ombak laut yang mengikis jalan tersebut.

Sekitar 10 meter sepanjang bahu jalan mengalami abrasi karena cuaca eksterm dan ombak luat tinggi.

Baca juga: Jadwal SNMPTN 2022 Lengkap Ketentua, Syarat Peserta / Sekolah dan Tahapan Pendaftaran

Sehingga, para warga dikhawtirkan untuk melintasi jalan tersebut karena terlihat badan jalan sudah retak dan terkikis.

Salah satu pengguna jalan Rivaldy Nusa mengatakan, jalan tersebut semakin parah bahkan para pengendara melintas harus hati-hati.

"Untuk mobil truck saat ini tidak bisa melintas, bahkan para pengendara harus keluar jalur kalau mau melintas," ungkapnya melalui sambung telepon kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (6/12/2021).(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved