Breaking News:

Aliansi Masyarakat Sipil Demo & Tabur Bunga Kecam Kekerasan Wartawan di Mamasa

Mereka menilai kebebasan pers sebagai bagian demokrasi, telah ternodai oleh segelintir oknum.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
aksi tabur bunga kecam kekerasan wartawan di Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aliansi koalisi masyarakat sipil tabur bunga simbolis matinya kebebasan pers di Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/11/2021).

Tabur bunga itu berlangsung saat unjuk rasa kecam tindak kekerasan terhadap jurnalis.

Mereka menilai kebebasan pers sebagai bagian demokrasi, telah ternodai oleh segelintir oknum.

Dimana terjadi tindak kekerasan terhadap jurnalis Samuel Mesakaraeng di Kabupaten Mamasa.

Masyrakat sipil itu gabungan dari Aliansi Jurnalis Independen (Aji) Kota Mandar, bersam FPPI kota Mamuju.

HMI MPO Mamuju dan juga GMNI.

Perwakilan ketua masing-masing organisasi yang tergabung, ikut menabur bunga.

Diawali dengan ketua Aji kota Mandar, bersam ketua HMI MPO Mamuju dan FPPI kota Mamuju.

"Sebagai simbolis matinya nilai-nilai demokrasi dan kebebasan pers," kata ketua Aji kota Mandar, Rahmat kepada Tribun-Sulbar.com, ditemu di lokasi, Rabu (10/11/2021).

Aksi itu berjalan damai, nampak porsenil Polresta Mamuju ikut mengamankan jalannya aksi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved