Kamis, 16 April 2026

19,9 Juta Orang Berniat Mudik, Presiden Meminta Libur Nataru Dikelola dengan Baik

Sebanyak 19,9 juta orang berniat untuk mudik pada libur Hari Natal. Peresiden meminta untuk mengelola libur Nataru dengan baik.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto 19,9 Juta Orang Berniat Mudik, Presiden Meminta Libur Nataru Dikelola dengan Baik
kompas.com
Presiden Joko Widodo di acara Hari Santri Nasional 

TRIBUN-SULBAR.COM – Jelang libur Natal dan Tahun Bau 2022 (Nataru) pemerintah melakukan pengendalian mobilitas masyarakat dan pengetatan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid 19.

Tren penurunan kasus Covid 19 di Indonesia tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus Covid 19.

“Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus Covid 19,” kata Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Untuk itu, pemerintah menghaus cuti bersama pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

Pemerintah juga meminta kementerian terkait untuk menyiapkan kebijakan dan langkah antisipasi menghadapi Nataru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial yakni mulai 23 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022.

Muhadjir Effendy, Kemenko PMK
Muhadjir Effendy, Kemenko PMK (kemenkopmk.go.id)

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Airlangga Tetap Waspada Hadapi Event Nasional dan Libur Nataru

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus COVID-19 Saat Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Akselerasi Vaksinasi

Sementara itu, Menteri Perhubungan yakni Budi Karya Sumadi mengatakan jika pembatasan mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan harus dilakukan pada masa libur Nataru.

Lantaran upaya pemerintah mengendalikan kasus Covid 19 sampai saat ini sudah berjalan dengan baik.

Agar jangan sampai terjadi kenaikan kasus usai libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Mengingat, saat ini, negara-negara seperti Tiongkok, Inggris, dan Jerman tengah menghadapi lonjakan kasus gelombang ketiga.

Untuk itu, Menhub Budi menginstruksikan agar operator transportasi dapat memastikan kesiapan sarana transportasi missal baik dari aspek keselamatan, kelayakan, kondisi kesehatan para SDM transportasi, dan aspek penting lainnya.

“Saya mendorong agar ramp check pada seluruh moda dapat dilakukan.”

“Tidak hanya pengecekan kelayakan saran, tapi juga pengecekan kondisi kesehatan awak transportasinya,” kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan.

Presiden Jokowi ingatkan untuk kelola libur Nataru

Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh kepala daerah agar dapat mengelola dan mengatur libur Nataru.

Untuk mencegah terjadinya peningkatan dan mobilitas masyarakat, seperti mudik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved