Pariwisata Mamasa
Gandang Batu, Potensi Wisata Unik di Pana Mamasa yang Belum Tersentuh
Batu yang ukurannya tidak dapat diperkirakan itu, bertumpuk di balik belukar.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Ada satu batu unik di Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Batu itu terletak di Desa Panura, di atas bukit, dekat persawahan warga.
Batu yang ukurannya tidak dapat diperkirakan itu, bertumpuk di balik belukar.
Baca juga: Banua Pana Salah Satu Rumah Adat Tertua Mamasa, Tiang Terbuat dari Pohon Lombok
Baca juga: Fenomena Alam Batu Laledong, Objek Wisata Unik di Kecamatan Pana Mamasa
Ada kurang lebih 10 buah batu di sekitarnya.
Uniknya, ada satu batu yang menarik perhatian.
Jika diketuk, batu itu mengeluarkan bunyi yang nyaring.
Berbeda dari batu lainnya.
Warga sekitar menyebutnya gandang batu atau gendang batu.
Batu ini disebut gandang batu karena saat dipukul, akan mengeluarkan bunyi bak gendang.
Penuturan warga sekitar, hanya ada satu batu di wilayah itu yang bisa mengeluarkan bunyi nyaring.
Fenomena alam ini potensi menjadi tujuan wisata.
Sayangnya, potensi objek wisata ini belum tersentuh.

Warga setempat menjadikannya sebagai tempat menjemur padi.
Padahal, batu itu sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Puteri Wisata Sulbar 2021, Yenly Nintali Sambo, mengatakan, keunikan batu itu berpotensi menjadi tujuan wisata.
Dia berharap ada perhatian dari instansi terkait mengelola potensi itu.
"Kalau dikelola dengan baik, ini bisa menjadi wisata unik," ungkap Yenly, Sabtu (23/10/2021).
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng