Banua Pana' Salah Satu Rumah Adat Tertua Mamasa, Tiang Terbuat dari Pohon Lombok

Menurut cerita warga, rumah ini disebut rumah pana' karena salah satu tiangnya terbuat dari pohon lombok.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Banua Pana', rumah adat tertua di kecamatan pana satu tiangnya terbuat dari pohon lombok 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), memang tidak ada habisnya untuk di bahas.

Berada di balik pegunungan quarles Kabupaten Mamasa, kecamatan satu ini sajikan kesejukan dan indahnya pemandangan alam.

Hamparan sawah sengkedan dan deretan pegunungan hijau, jadi daya tarik khas dimiliki kecamatan yang lebih dekat dengan Toraja Utara, Sulsel.

Baca juga: Fenomena Alam Batu Laledong, Objek Wisata Unik di Kecamatan Pana Mamasa

Baca juga: Tanggapi Demo, Dinas PU Sulbar Tegaskan Jalan Tabone Nosu-Pana Mulai Dikerjakan

Selain pemandangan alam, ada satu hal tak kalah menarik dikunjungi di wilayah ini, yaitu Banua Pana'.

Banua Pana' berasal dari dua kata, yakni Banu berati rumah dan Pana' berarti lombok.

Dapat simpulkan bahwa Banua Bana' berarti rumah lombok.

Rumah ini terletak di Lingkungan Liasa, Kelurahan Pana', Kecamatan Pana'.

Menurut cerita warga, rumah ini disebut rumah pana' karena salah satu tiangnya terbuat dari pohon lombok.

Konon, pohon lombok itu sebelum dijadikan ramuan rumah, tumbuh di salah satu kampung.

Pohon itu tumbuh sangat tinggi. Uniknya, semua jenis lombok menjadi buah dari pohon lombok itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved