Maulid Nabi Muhammad SAW

Hari Libur Bergeser ke 20 Oktober, Kemenag Sebut Tak Ubah Substansi Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan jika pergeseran hari libur tak ubah substansi peringatan Mauli Nabi Muhammad.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kemenag.go.id
Sesditjen Bimas Islam M Fuad Nasar 

TRIBUN-SULBAR.COM – Umat Islam di Indonesia merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad, 12 Rabiul Awwal 1443 H.

Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid 19 pemerintah Indonesia telah menetapkan hari libur Maulid Nabi Muhammad digeser ke Rabu (20/10/2021).

Pergersan hari libur tersebut tak mengubah substansi Maulid Nabi Muhammad. Terlebih lagi, pergeseran hari libur tersebut hanya bersifat sementara.

Lantaran situasional untuk mitigas resiko lonjakan kasus Covid 19.

Meskipun kini, kasus Covid 19 di Indonesia mengalami penurunan secara signifikan, akan tetapi tetap masih perlu waspada.

Penjual hiasan maulid Maulid Nabi Muhammad SAW ramai di Pasar Baru Mamuju Jl Abdu Syakur, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Penjual hiasan maulid Maulid Nabi Muhammad SAW ramai di Pasar Baru Mamuju Jl Abdu Syakur, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

Baca juga: Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad Digeser Menjadi 20 Oktober 2021, Mengapa?

Baca juga: Pemerintah Geser Hari Libur Maulid Nabi, Mengapa Wapres Maruf Amin Contoh Kasus India?

M Fuad selaku Sekertaris Ditjen Bimas Islam mengatakan Menteri Agama (Menag) telah mengeluarkan surat edaran Nomor 29 Tahun 2021 tanggal 7 Oktober tentang pedoman penyelenggaraan peringatan hari besar keagamaan pada masa pandemi Covid 19.

“SE Menag terbaru justru memberikan panduan kepada umat dalam memperingati hari besar keagamaan sesuai dengan waktu yang sudah ada,” ucap Fuad.

Lebih lanjut, Fuad juga menjelaskan jika masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, maka ke depannya pemerintah menetapkan hari libur sesuai dengan tanggal jatuhnya hari besar keagamaan.

Seperti yang diketahui, sebelumnya pemerintah menetapkan libur tahun baru Islam 1443 Hijirah yang jatuh pada Selasa 10 Agustus 021 diubah menjadi hari Rabu 11 Agustus 2021.

Selain itu, pemerintah juga menghapus libur cuti bersama Hari Natal 2021 pada 24 Desember 2021.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved