Breaking News:

Kadispar Mamasa, Rahmat Taulabi Sebut Refocusing Hambat Pengembangan Pariwisata

Hal itu sejalan Pergub Sulbar Nomor 15 Tahun 2008, tentang penetapan Kabupaten Mamasa sebagai daerah destinasi pariwisata.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kepala Dinas Pariwisata Mamasa, Rahmat Taulabi, saat menerima kunjungan Tribun-Sulbar.com. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), memiliki banyak potensi pariwisata yang layak dikembangkan menjadi tujuan wisatawan lokal, maupun domestik.

Baik dari sektor alam, perkebunan, maupun dari segi bidayanya.

Hal itu sejalan Pergub Sulbar Nomor 15 Tahun 2008, tentang penetapan Kabupaten Mamasa sebagai daerah destinasi pariwisata.

Tahun ini, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, berencana menciptakan event pariwisata di Mamasa.

Namun, hal itu harus tertunda akibat minimnya alokasi anggaran.

Baca juga: Pemkab Mimika, Fasilitasi 140 Pelaku UMKM Gelar Produk Kesenian Orang Asli Papua

Baca juga: VIDEO: Polisi Sukses Budidaya Sayur Selada Hidroponik, Omset Perbulan Rp 10 Jutaan

Bamdara Sumarorong, Kabupaten Mamasa.
Bamdara Sumarorong, Kabupaten Mamasa. (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Pariwisata Mamasa, Rahmat Taulabi, kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (7/10/2021).

Dijelaskannya, tahun ini seharusnya ada beberapa event promosi wisaga dialakukan di Mamasa.

Tetapi harus tertunda karena pandemi Covid-19.

"Ada beberapa event yang dijadwalkan, bahkan sudah ada anggaranya tetapi kena refokusing akibat corona," tandasnya.

"Banyak agenda ke depan, tetapi untuk mewujudkan itu, tentu kita harap adanya support anggaran," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved