Unsulbar

5 Bulan Setelah Diresmikan Gubernur Ali Baal, Plafon Laboratorium Terpadu Unsulbar Ambruk

"Bisa jadi plafon ruangan rusak akibat hujan deras dan angin kencang di atas gunung," ujar Kasman, Jumat (1/10/2021) malam.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/TribunSulbar.com
Plafon Laboratorium Kimia Unsulbar ambruk. 

Laboratorium ini berada di Lingkungan Padhang-Padhang, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Laboratorium ini dibangun sesuai pelaksanaan kontrak pada 27 Maret sampai 22 Oktober.

Dimana, pelaksana proyek adalah PT Pratama Godean Jaya dan PT ARS Baru sebagai managemen konstruksi.

Dana yang digunakan bersumber dari APBN periode 2019-2020 melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nilai Rp 40.845.000.000.

Baca juga: Soal Game Higgs Domino Island, MUI Sulbar: Haram Karena Ada Unsur Judi

Kemudian, September 2020, pembangunan laboratorium ini mendapat tambahan anggaran sebanyak Rp 1,8 miliar dari dana sisa pelelangan dan penambahan waktu 45 hari pengerjaan.

Gedung ini diresmikan oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Senin (3/5/2021).

Gubernur ABM menarget, pembangunan kampus Unsulbar selesai hingga tahun 2023.

Laboratorium Terpadi ini terdiri atas empat lantai dengan 14 laboratorium, 17 ruangan, 4 toilet dan 4 musollah.

Plafon Laboratorium Kimia Unsulbar ambruk.
Plafon Laboratorium Kimia Unsulbar ambruk. (Ist/TribunSulbar.com)

Adapun 14 laboratorium itu yakni:

Laboratorium Teknik Sipil
Laboratorium Perikanan
Laboratorium Peternakan
Laboratorium Mikrobiologi
Laboratorium Pertanian

Laboratorium GIS
Laboratorium Fisika
Laboratorium Arsitek/PWK
Laboratorium Bahasa
Laboratorium PWK

Laboratorium Kimia
Laboratorium Microteaching
Laboratorium Matematika/Statistik
Laboratorium Hukum dan Hubungan Internasional. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved