Hari Tani
Hari Tani Nasional, Mahasiswa Tuntut Petani Majene Diperhatikan
Mereka menilai, program Dinas Pertanian Majene selama ini tidak merata bagi petani. Utamanya petani di Kecamatan Ulumanda.
Penulis: Nasiha | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Massa-aksi-saat-diterima-Wakil-Bupati-Majene-Arismunandar-di-ruang-rapat.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Puluhan mahasiswa di Majene menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Jumat (24/9/2021).
Massa aksi tersebut tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Majene. Terdiri dari sejumlah organisasi seperti PMII Cabang Majene, Ipmapus dan Sipamandar.
Koordinator Aksi, Masun menyampaikan sejumlah tuntutan.
Mereka menuntut agar pemerntah memperhatikan para petani yang ada di Majene.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Majene Jumat 24 September 2021: Positif 3 dan Sembuh 13
Baca juga: Operasi Patuh Manakarra 2021, Pengendara Motor Tidak Pakai Helm SNI Bakal Ditilang
Dinas Pertanian Majene agar dievaluasi.
Mereka menilai, program Dinas Pertanian Majene selama ini tidak merata bagi petani. Utamanya petani di Kecamatan Ulumanda.
"SDM Petani perlu ditingkatkan. Jangan cuma pelatihan saja," ujar Masun.
Selain itu, mereka juga menyoroti penyaluran bantuan gempa yang tak kunjung ada dan perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Ulumanda.
Mahasiswa juga menuntut agar pemerintah mensosialisasikan vaksiniasi ke para petani.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Majene, Arismunandar menerima langsung massa di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tahun 2021 telah mengusulkan jalan alternatif ke Ulumanda dari Desa Panggalo
Saat ini, pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja.
Baca juga: Operasi Patuh Manakarra 2021, Pengendara Motor Tidak Pakai Helm SNI Bakal Ditilang
Baca juga: Hindari Lonjakan Covid Dengan Perketat Prokes, Singapura Alami Lonjakan Karena Abai Pada Prokes
"Mari kita berdoa semoga upaya yang dilakukan pemerintah bisa disetujui kementerian tahun ini. Kapan jalan sudah bagus tentu distrubusi sumber daya alam akan lebih baik," ungkap Aris
Sementara, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Majene Burhan mengatakan, potensi alam Ulumanda sangat bisa diandalkan dan mampu menutupi kebutuhan Kabupaten Majene disektor pertanian.
Terlebih lagi, di masa pandemi, sektor pertanian sangat berperan penting dalam pemulihan pangan nasional maupun regional.
Ia menuturkan, petani tidak cukup hanya mendapat teori. Ilmu praktek juga sangat penting.
"Tuntutan adik-adik kami terima bahwa bukan hanya pelatihan saja yang diberikan kepada petani, tapi sekaligus praktik. Ilmu petani berada di mata karena mereka tidak percaya jika tidak melihat langsung," terangnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin