Breaking News:

Hindari Lonjakan Covid Dengan Perketat Prokes, Singapura Alami Lonjakan Karena Abai Pada Prokes

Memperketat protokol kesehatan (prokes) bisa menghindarkan dari lonjakan kasus Covid 19.

Ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah Indonesia terus mendorong programpercepatan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.

Mengingat, vaksinasi terbukti secara ampuh dapat mengurangi keparahan gejalan resiko perawatan dan resiko kematian pasien Covid 19.

Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang mangatakan jika orang yang sudah divaksin resiko tertular kembali menjadi lebih rendah.

Warga Desa Banea menerima vaksin covid-19
Warga Desa Banea menerima vaksin covid-19 (TribunSulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Baca juga: Anak Pembantu Tenaga Medis Covid-19 Dapat Beasiswa dari BRI Mamuju

Baca juga: Pemerintah Sulbar Launching 4000 Dosis Vaksin Bagi Anak Sekolah, Tak Perlu Takut Untuk Divaksin

Karena jumlah virus dalam tubuh lebih cepat turun dan peluang terbentuknya varian baru lebih kacil.

"Namun,tentu saja vaksin tidak dapat menjadi satu-satunya tameng kita."

"Vaksinasi, terutama jika hanya dosis pertama dan tidak dibarengi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) tidak dapat menjamin lonjakan kasusuntuk tidak terjadi lagi," kata Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19.

Negara dengan cakupan vaksin tertinggi

Dikutip dari covid19.go.id, negara-negara dengan cakupan vaksinasi tertinggi khususnya untuk dosis pertama yaitu:

1. Singapura mencapai 79 persen

2. Finlandia mencapai 73 persen

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved