Breaking News:

BPJS Kesehatan

Antisipasi Kebocoran Data, BPJS Kesehatan Mamuju Perkuat Sistem Teknologi Informasi

"Karena di era teknologi yang canggih ini, bisa saja data kita dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ucapnya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Suasana pelayanan di BJPS Kesehatan Cabang Mamuju Jl Ir H Juanda, Mamuju, Sulawesi Barat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Penyelanggara Kesehatan Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Mamuju akan terus melakukan upaya untuk pengamanan data pesertanya.

Hal tersebut demi mengantisipasi kebocoran data lebih luas pasca terungakpanya adanya dugaan kebocoroan data penduduk yang dujual ke forum online.

"Kita dari BPJS Kesehatan akan terus beruapaya maksimal melindungi data peserta melalui data kelola teknologi informasi (TI) dan data kelola sesuai standar yang berlaku," ujar Kepala Cabang BPJS Kesehatan Mamuju, St Umairah Nurdin, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: BEGINI Cara Download Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi, Solusi Jika Sertifikat Belum Muncul

Baca juga: Vaksinasi Sulbar Sangat Rendah, Baru 375.976 dosis dari 1.089.240 Jiwa

Suasana pelayanan di BJPS Kesehatan Cabang Mamuju Jl Ir H Juanda, Mamuju, Sulawesi Barat.
Suasana pelayanan di BJPS Kesehatan Cabang Mamuju Jl Ir H Juanda, Mamuju, Sulawesi Barat. (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

Ia menjelaskan, berkaca pada kejadian kebocoran data pada waktu lalu dialami BPJS Kesehatan, sebanyak 279 juta data penduduk yang diduga bocor dan dijual ke forum hacker.

Sehingga BPJS Kesehatan Mamuju telah meningkatkan kemamanan data, serta mengimplemtasikan sistem keamanan teknologi informasi (TI), dan menerapkan sistem manajemen mengacau pada peraturan badan direksi.

"Jadi kita tetap mengacu pada regulasi pada sistem kemanan pemerintah, kemudian mengembangkan sistem tekonologi informasi kemanan data sesuai dengan standar," ucapnya.

Umairoh mengatakan, era keterbukaan informasi layanan digital dan media sosial saat ini kerap membuat oknum-okmnum yang tidak bertanggung jawab dalam menjalankan misi kejahatanya.

"Ya kita meminta kepada masyarakat jika ada permintaan data pribadi mengatasnamakn BPJS, maka kami sarankan segera melapor ke BPJS Cabang atau meghubungi layanan resmi di care center 1500400," ujarnya.

Ia menambahkan, Kami berharap agar masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan data pribadinya.

"Karena di era teknologi yang canggih ini, bisa saja data kita dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ucapnya.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved