Longsor Mamasa
Warga Protes Kinerja Tagana Mamasa, Lambat Tangani Korban Longsor Aralle
Dia mengaku kecewa terhadap Tagana yang tidak cepat merespon bencana itu hingga hari ketiga.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Longsor-timbun-rumah-warga-di-Aralle.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Warga Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, merasa kecewa terhadap kinerja Tagana Mamasa.
Pasalnya, warga yang rumahnya tertimbun longsor di Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, hingga kini tak juga mendapat bantuan.
Kekecewaan itu diungkapkan Muh Algifari, warga Aralle, kepada wartawan Selasa, (14/9/2021) malam.
Dia mengatakan sangat prihatin, atas bencana longsor yang menimpa satu rumah warga di Aralle,
Dia mengaku kecewa terhadap Tagana yang tidak cepat merespon bencana itu hingga hari ketiga.
"Bagi saya ini merupakan kegagalan dalam hal pelayanan seputar tugas dan tangguh jawab, serta sebagai pelayan kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Harusnya lanjut dia, sehari pasca bencana, sudah ada tindakan dari Tagana.
Kepala Dinas Sosial Mamasa, Lonny mengatakan, saat ini pihaknya masih lakukan asesmen.
Asesmen ini kata dia, guna mengetahui tindakan yang akan dilakukan Dinas Sosial.
Dia mengungkapkan, keterlambatan assesmen dan penyaluran bantuan dikarenakan pihaknya baru mengetahui ada rumah warga tertimpa longsor.
"Informasinya baru saya tahu tadi, dan informasi langsung saya teruskan ke Tagana," ungkap Lonny, Selasa, (13/9/2021).
Asesmen ini lanjut Lonny, akan dilakukan Tagana Kabupaten Mamasa.
"Jadi belum ada tindakan yang kita lakukan karena belum ada laporan hasil asesmen dari Tagana," pungkasnya.
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng