Airlangga Hartarto Sebut 6 Wilayah Tetap PPKM Level 4 Meski Mengalami Perbaikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali mengalami perbaikan.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/PPKM-luar-Jawa-Bali.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali diberlakukan selama dua pekan, yaitu 7-20 September 2021.
Dikutip dari kominfo.go.id pada Selasa (14/9/2021), Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan jika pemerintah akan melakukan asesmen setiap minggu untuk PPKM luar Jawa-Bali.
Berdasarkan asesmen per Sabtu (11/9/2021) provinsi luar Jawa-Bali yang berada pada PPKM level 4 sudah tidak ada.
Sedangkan provinsi yang berada pada PPKM level 3 mengalami penurunan dari sebelumnya 22 provinsi menjadi 16 provinsi.
Baca juga: Update Covid-19 Majene Senin 13 September 2021: 1 Positif dan 15 Sembuh
Baca juga: Dinyatakan Terpapar Covid-19, Satu Pelamar P3K di Mamasa Tidak Ikut Tes
Semenatara itu, untuk provinsi yang berada pada PPKM level 2 terjadi peningkatan dari 3 provinsi menjadi 11 provinsi.
Kabupaten/Kota luar Jawa-Bali yang tetap di PPKM level 4
Meskipun indikator terkait kasus konfirmasi, kesembuhan, tingkat kematian, dan bed occupancy rate membaik, akan tetapi beberapa wilayah ini tetap berada di PPKM level 4, yakni:
- Banda Aceh
- Bangka
- Medan
- Kotabaru
- Palangkaraya
- Palu
Mobilitas masyarakat luar Jawa-Bali saat PPKM
Sebanyak 23 Kabupaten/Kota di luar Jawa-Bali berada pada PPKM level 4.