Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

80 Persen Sekolah di Polman Siap PTM Terbatas, Siswa Tidak Boleh Makan Dikantin

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini sesuai keinginan orangtua dan tindak lanjut Surat Kesepakatan Bersama (SKB) empat menteri.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), mulai mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid 19.

Sekolah tatap muka terbatas akan digelar pada sekolah yang memenuhi kriteria atau persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah atau satuan tugas Covid-19.

"Insyaallah dibuka mulai hari Senin . Waktunya terserah kepala sekolah masing masing. Tapi jangan terlalu pagi, supaya bisa sarapan pagi, " kata Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, Jumat (3/9/2021).

Menurut saudara kandung Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar itu, selama pelaksanaan sekolah tatap muka,  peserta didik atau siswa tidak diperbolehkan makan di kantin.

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan tetap ketat, pihak kepolisian dan TNI akan mematau setiap sekolah.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Polman, Andi Masri Masdar.

Menurutnya di daerah Polman ada sekitar 80 persen sekolah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini sesuai keinginan orangtua dan tindak lanjut Surat Kesepakatan Bersama (SKB) empat menteri.

"Sejak Januari kita sudah siap, tapi karena pandemi Covid 19 meningkat jadi ditunda dulu. Sekarang sudah 80 persen siap melaksanakan PTM (Pembelajaran tatap muka, " tuturnya.

Protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan selama proses belajar tatap muka, yakni pakai masker , jaga jarak dan disediakan tempat cuci tangan.(*)

 

 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved