Breaking News:

Demo Pencopotan Kapus Tabulahan di Kantor Bupati Mamasa Ricuh

Saat hendak memasuki ruangan, puluhan pengunjukrasa dihalau aparat keamanan. Saling dorong pun tak terhindarkan hingga berakhir ricuh.

Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di depan kantor Bupati Mamasa. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Aksi unjuk rasa pencopotan Kepala Puskesmas Tabulahan di Kantor Bupati Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) berujung ricuh.

Kericuhan dipicu aksi saling dorong antar puluhan pengunjuk rasa dan petugas keamanan.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Tabulahan berunjuk rasa di lobi Kantor Bupati Mamasa, Senin (23/8/2021).

Mereka hendak menyampaikan aspirasi, terkait ketidakpuasan pelayanan Puskesmas Tabulahan.

Baca juga: Polemik Randis Rp 2,5 M, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar Minta Maaf & Siap Kembalikan

Baca juga: Realisasi Rendah, DJPb Sulbar Ingatkan Gubernur Revisi Kontrak DAK Fisik

Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di depan kantor Bupati Mamasa.
Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di depan kantor Bupati Mamasa. (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Namun mereka tidak terima lantaran hanya ditemui sejumlah pejabat teras Sekretariat Daerah.

Karena tidak terima, mereka berniat menunggu Bupati di dalam ruangan.

Saat hendak memasuki ruangan, puluhan pengunjukrasa dihalau aparat keamanan.

Saling dorong pun tak terhindarkan hingga berakhir ricuh.

Beruntung kericuhan berhasil diredam, setelah Jenderal Lapangan mengendalikan peserta unjuk rasa.

"Kami tidak terima Pemda Mamasa mengusung lima perwakilan sehingga kami memaksa masuk. Tetapi dihalau aparat.

Tetapi sekarang kondisinya sudah kembali kondusif," terang Jenderal Lapangan Aksi, Simson.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved