Breaking News:

Randis Bupati Polman

Polemik Randis Rp 2,5 M, Bupati Polman Ibrahim Masdar: Kalau Itu Salah, Saya Minta Maaf

Uang senilai Rp 2,5 miliar dianggap lebih bijak ketika digunakan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan ekonomi.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar akhirnya angkat bicara terkait polemik kendaraan dinas miliknya seharga Rp 2,5 miliar.

AIM akronim nama orang nomor satu di Polewali Mandar ini mengaku siap mengembalikan jika diminta.

"Kalau saya dibelikan Mercy lantas itu salah, saya minta maaf. Terserah lah kalau kabag umum mau juga kembali silahkan," kata AIM saat ditemui di halaman Kantor Bupati Polman, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Realisasi Anggaran DAK Fisik Polman Terendah di Sulbar, Hanya Rp 14,7 miliar

Baca juga: Kabag Umum Pemkab Polman Soal Mercy Rp 2,5 Miliar: Untuk Keselamatan Bupati

Mercedes Benz GLS-Class
Mercedes Benz GLS-Class (oto.com)

"Kalau minta dikembalikan saya kembalikan, carikan pembeli, saya suruh appraisal jual kembali," lanjutnya

Pembelian mobil untuk Bupati Polewali Mandar mendapat sorotan publik.

Pasalnya momen pengadaan Randis seharga miliar dilakukan di tengah pandemi Covid 19.

Seperti yang dipaparkan Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Asri Anas.

"Kalau saya sendiri malu-malu. Kita biasa membandingkan orang lain. Selevel di kabupaten Jawa Barat tidak ada pakai mercy," ucap Asri Anas.

Mobil dinasnya aja Gubernur dan Wakil DKI Jakarta ngak ada Mercy. Mobil Menteri itu Inova kemudian paling tinggi Camry yang harganya 700 juta," ujar Asri Anas.

Mantan Anggota DPD RI menilai pembelian mobil dengan harga Rp 2,5 miliar sebagai bentuk foya-foya di atas penderitaan masyarakat yang tengah kesusahan.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved