Selasa, 12 Mei 2026

Festival Kota Tua Majene

Wisata Sejarah di Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar Seluas 1,6 Hektar

Umumnya tidak terdapat prasasti atau petunjuk tulisan pada pusara yang bisa menjelaskan perihal siapa yang dimakamkan atau waktu kehidupannya.

Tayang:
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Wisata Sejarah di Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar Seluas 1,6 Hektar
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Seorang pengunjung memegang batu nisan salah satu makam raja-raja dan hadat Banggae Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Aku lokal, aku bangga.

Selain Museum Mandar, Kabupaten Majene di Sulawesi Barat juga mempunyai Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar, yang ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 4 Oktober 1999 oleh Menteri Pendidikan dan Kabudayaan saat itu, prof Juwono Sudaryono.

Makam ini berada di puncak Bukit Ondongan, Desa Pangali-ali, Kecamatan Banggae, 31 meter di atas permukaan laut.

Hanya berjarak 300 meter dari Kantor Bupati Majene, Jl Gatot Subroto.

Sebanyak 471 makam ada di tempat seluas 1,6 hektar ini.

Pengunjung Fastival Kota Tua Majene mengunjungi Kompleks makam raja-raja dan hadat Banggae di Bukit Ondongan, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Majene, Sabtu (8/7/2021).
Pengunjung Fastival Kota Tua Majene mengunjungi Kompleks makam raja-raja dan hadat Banggae di Bukit Ondongan, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Majene, Sabtu (8/7/2021). (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Dari papan informasi yang ada di dekat gerbang, disebutkan bahwa bahan pembuatan makam terdiri dari batu padas, batu karang dan balok/papan kayu.

Dengan aneka ragam hias yang terdiri dari kaligrafi, geomteris dan swastika.

Umumnya terpadat pada pelipit jirat, kijing dan hiasan makam.

Pusara memiliki bentuk fisik lebih besar, dengan batu pahat yang disusun, dan memiliki sistem lock (kuncian) sehingga tidak mudah terlepas kecuali batu pengunci bagian atasnya sengaja diangkat, atau penguncinya patah.

Tidak terdapat prasasti atau petunjuk tulisan pada pusara yang bisa menjelaskan perihal siapa yang dimakamkan atau waktu kehidupannya.

Terdapat lima sektor makam.

Kompleks makam raja-raja dan hadat Banggae yang terekam menggunakan kamera Drone, Sabtu (8/7/2021).
Kompleks makam raja-raja dan hadat Banggae yang terekam menggunakan kamera Drone, Sabtu (8/7/2021). (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Pertama makam sektor barat merupakan area pemakaman Raja Banggae bernama Makkidaeng Manguju To Matindo Lanriseng dan para kerabatnya.

Kedua, di sektor utara adalah area pemakaman Raja Banggae Lollang To Monge Alelanna dan seluruhu kerabatnya.

Kemudian ketiga yakni makam di sektor selatan diisi pemakaman Raja Banggae bernama Nyu'riang.

Kemudian keempat, yaitu sektor timur barat adalah area pemakaman Raja Banggae bernama Sanggaria To Naung Anjoro.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved