Rabu, 13 Mei 2026

Festival Kota Tua Majene

Sandiaga Minta Dikirimi Kuliner Khas Mandar, Wabup Majene: Akan Dibuatkan di Jakarta

Sandiaga Uno mengaku memiliki penasaran tinggi terhadap cita rasa kulinel khas Mandar.

Tayang:
Penulis: Nasiha | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Sandiaga Minta Dikirimi Kuliner Khas Mandar, Wabup Majene: Akan Dibuatkan di Jakarta
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Wakil Bupati Majene Arismunandar 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Menteri Pariwisata Sandiaga Salahuddin Uno, minta dikirimi kuliner Mandar oleh panitia pelaksana Festival Kota Tua Majene.

Sandiaga Uno mengaku memiliki penasaran tinggi terhadap cita rasa kulinel khas Mandar.

Merespon permintaan Sandiaga Uno, Wakil Bupati Majene Arismunandar mengaku akan memenuhi permintaan tersebut.

Baca juga: Ali Baal Masdar Ingin Majene Jadi Wisata Pendidikan

Baca juga: BERITA FOTO: Pembukaan Festival Kota tua Majene

"Akan dibuatkan di Jakarta saja. Karena akan basi kalau dibuat memang dari Majene," ujar Arismunandar kepada Tribun-Sulbar.com, usai pembukaan Festival Kota Tua.

Ia mengatakan, akan membawa bahan-bahan dari Majene lalu dimasak di Jakarta.

"Nanti kalau ada undangan ke Jakarta. Kita bawa bahan-bahannya lalu dimasak di sana. Mudah-mudahan kami diundang," terangnya.

Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menyampaikan permintaan tersebut saat membuka Festival Kota Tua via zoom, Jumat (6/8/2021).

Wakil Bupati Majene Arismunandar Kalma pada pembukaan Festival Kota Tua Majene di ruang pola kantor bupati.
Wakil Bupati Majene Arismunandar Kalma pada pembukaan Festival Kota Tua Majene di ruang pola kantor bupati. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Manteri yang memiliki background pengusaha ini sangat ingin mencicipi kuliner Mandar.

"Saya tunggu ini. Belum dikirim. Saya mau cicipi paling enak sambil minum kopi cap marasa," ujar Menteri Sandiaga.

Ia mengatakan, selepas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dia berencana berkunjung ke Sulbar.

"Giliran saya akan berkunjung ke Sulbar," ucapnya.

Ia berharap, Festival Kota Tua Majene bisa menjadi event pariwisata unggulan di Sulbar.

"Sukses dan maju terus pariwisata Sulbar. Tetap jaga jarak dan utamakan prokes. Sampai berjumpa di Mamuju dan Majene," tuturnya.

Ia mengapresiasi dan berharap Pariwisata Majene bisa menjadi primadona di Sulbar.

Pertunjukan Tarian to Sumombal oleh Sanggar Kaka'u di pembukaan Festival Kota Tua Majene
Pertunjukan Tarian to Sumombal oleh Sanggar Kaka'u di pembukaan Festival Kota Tua Majene (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

"Mencintai, menjaga dan melestarikan budaya Sulbar marasa untuk menjadi Kharisma Event Nusantara," ujar Menteri Sandiaga disambut tepuk tangan undangan.

Ia mendukung, Pemerintah Provinsi Sulbar atas percepaatan pemulihan pariwisata berbasis lingkungan di Sulbar.

Ia berharap, Festival Kota Tua Majene bisa jadi lokomotif dalam meningkatkan parwisata Sulbar.

Festival Kota Tua Majene menawarkan destinasi wisata, dengan warisan fisik dan nilai historis Majene sebagai pusat perniagaan, administrasi, kerajaan ibukota Mandar.

Semua itu dikemas dalam satu image Majene sebagai Kota Tua.

Majene sangat kaya akan bangunan bersejarah, sangat mendukung dalam membentuk image kota tua tersebut.

Sebut saja Museum Mandar, kemudian pekuburan tua seperti makam Raja-raja Banggae.

Ditambah bangunan lama yang masih terdapat di sepanjang taman kota.

Begitupun benda pusaka juga masih sangat banyak.

Masih banyak lagi yang bisa dieksplorasi oleh masyarakat dalam festival kota tersebut

Selain menjadi destinasi wisata menarik untuk wisatawan lokal, juga dapat menjadi ajang edukasi akan nilai sejarah di Tanah Mandar. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved