Sabtu, 11 April 2026

Festival Kota Tua Majene

Sejarah Taman Kota Majene, Pendaratan Pertama Pasukan Kolonial Belanda

Taman Kota Majene selain dijadikan tempat bersantai, juga sebagai tempat olahraga, jalan santai dan lainnya.

Tayang:
Penulis: Nasiha | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Sejarah Taman Kota Majene, Pendaratan Pertama Pasukan Kolonial Belanda
Tribun Sulbar / Misbah Sabaruddin
Prasasti di Taman Kota Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Taman Kota Majene Sulawesi Barat (Sulbar) saat ini menjadi salah satu tempat ramai dikunjungi.

Taman Kota Majene selain dijadikan tempat bersantai, juga sebagai tempat olahraga, jalan santai dan lainnya.

Taman ini berada di Lingkungan Pangali-Ali, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae Timur, Majene.

Baca juga: Kuliner Kari Ikan Tuna & Jepa Mandar Hadir di Festival Kota Tua Majene

Baca juga: Kadis Pariwisata Sulbar Ingin Majene Seperti Jogjakarta, Episentrum Pendidikan dan Kebudayaan

Di tempat ini pengunjung dimanjakan pemandangan pantai dan sejumlah perahu nelayan yang di sepanjang bibir pantai.

Taman ini tepat di depan Asrama Yonif Makssau 721 dan Gedung Boyang Assamalewuang.

Taman ini juga tepat bersebelahan dengan Pelabuhan Majene.

Siapa sangka, Taman ini adalah tempat pertama pendaratan pasukan belanda melalui jalur laut masuk ke wilayah Afdeling Mandar.

Kapal putih belanda untuk pertama kali berlabuh di pantai Pangali-Ali. Tepat di sekitar taman kota.

Tempat ini juga sebagai saksi sejarah titik kumpul pasukan belanda untuk menggelar upacara, apel dan pertemuan lainnya.

Sebagai penanda, Dinas Pariwisata Sulbar tahun 2020 membangun sebuah prasasti dari kayu.

Di prasasti itu, bertuliskan sejarah singkat Afdeling Mandar.

Di papan itu bertuliskan bahwa, di tempat itu pada tahun 1905, tiga brigade militer Belanda dan seorang dokter menjajakkan kaki untuk pertama kali di tanah mandar.

Ini juga menandai perluasan wilayah kolonialisasi Belanda di Wilayah Nusantara dan terbentuknya wilayah administrasi Afdeling Mandar dan Majene sebagai ibukotanya.

Festival Kota tua Majene akan digelar pada 6 - 7 Agustus 2021.

Meski ini festival, tapi konsepnya virtual.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved