PPKM Mamuju
Pandemi Covid-19, Guru di Mamuju Terpaksa Kunjungi Rumah Siswa karena Tak Ada Jaringan
"Ini semua karena Covid-19. Baru ini bukan keinginan kita. Jadi mau tidak mau kita harus mengikuti aturan pemerintah," kata Murniani.
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sudah dua tahun siswa melaksanakan sekolah dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring).
Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) sendiri masih menerapkan proses daring dan luring.
Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Murniani mengatakan, memang sudah dua tahun melaksanakan sekolah jarak jauh.
"Ini semua karena Covid-19. Baru ini bukan keinginan kita. Jadi mau tidak mau kita harus mengikuti aturan pemerintah," kata Murniani, Sabtu (31/7/2021).
Lebih lanjut dikatakan pelaksanaan daring dan luring sudah masuk program pusat sampai ke daerah.
"Di Mamuju ini masih ada daerah tidak terjangkau jaringan. Makanya ada luring kita laksanakan," ungkap Murniani.
Sementara itu, pelaksanaan luring guru mengunjungi siswanya atau diberikan tugas kepada siswanya.
"Jadi diharapkan di sini bagaimana guru bisa berinovasi, karen target kurikulum tidak maksimal. Jadi semua tergantung ke gurunya," paparnya.
Murniani juga memahamk siswa merindukan sekolah tatap muka dan rindu teman sekolahnya.
"Pernah kemarin kita siapkan sekolah tatap muka waktu Mamuju sudah masuk zona hijau. Namun kembali melonjak positif, langsung kita tunda lagi," bebernya.
Dia meminta kepada siswa terus bersabar semoga Covid-19 bisa berhenti.
"Jadi kita bisa lagi sekolah tatap muka," tandasnya.
Sementara ditanya soal data, dirinya tidak memiliki itu.
Baca juga: Ikatan Guru Indonesia: Pendaftar Siswa Baru SMP Negeri Anjlok di Sulbar, Orangtua Pilih Pesantren
Baca juga: Mamuju PPKM Level 3, Resepsi Pernikahan Anak Kadispora Sulbar di Hotel Dibatalkan

Sedangkan, hanya Kepala bidang SD memberikan data, sementara Kabid SMP sampai saat ini belum belum bisa dihubungi.
Data Pembelajaran SD berdasarkan Moda
1. Kombinasi (Daring dan Luring) 26 sekolah
2. Luring 285 sekolah
3. Daring Full kosong
Jumlah 311 sekolah